banner 468x60

2 Minggu Sebelum Ditangkap, Bos FT Mengakui Dosanya Ini

 NEWS, POLITIK
banner 468x60

2 Minggu Sebelum Dicokok, Bos FT Mengakui Dosanya Yang Menggelapkan Dana Jemaah

Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate, Politik, Berita Dunia Terbaru, Foto, Video, Ulasan Teknologi, Kesehatan, Alam dan Entertainment News

Indoharian – 2 Minggu Sebelum Ditangkap, Bos FT Mengakui Dosanya Ini

 

Indoharian, JAKARTA — Pada hari Minggu (27/8), Masjid Al Hidayah yang berada di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, terlihat sangat ramai di kunjungi. Bos FT mengakui dosanya.

Di antara ratusan jemaah yg hadir di Masjid Al Hidayah kemarin, salah satunya itu adalah perwakilan dari agen First Travel, Zuhirman.

Zahirman telah menuturkan, sekitar 2 minggu sebelum ditangkap, bos First Travel Anniesa Hasibuan sempat mengakui ‘dosanya’ yang menggelapkan uang jemaah itu.

Dia pun sempat mengaku kesulitan dana.

Anniesa lalu meminta para perwakilan agen First Travel untuk mencari investor agar bisa memberangkatkan calon jemaah yang masih belum berangkat umrah.

Saat itu Anniesa pun mengakui kalau dirinya sama sekali tidak memiliki dana untuk bisa memberangkatkan jemaah umrah.

Mengenai Bos FT mengakui dosanya. “Saat itu harus dicari dana segar. Bu Anniesa minta kita cari investor,” ucap Zuhirman.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Ketua MPR: Kelompok Saracen Harus Dihukum Mati
Tidak Dikecewakan Bos FT, Eddies Adelia Tak Peduli Hujatan Netizen
Owi/Butet Banggakan Indonesia Kembali Di Juara Dunia 2017

 

Zuhirman pun mengatakan, saat itu ada 6 perwakilan agen travel yg dipanggil Anniesa Hasibuan.

Pertemuan itu pun dilakukan di butik milik Anniesa kawasan Kemang, Jakarta Selatan dan hanya dihadiri oleh Anniesa.

Tak hanya itu, Anniesa pun sempat mengatakan bakal ada investor yg mau memberikan subsidi dengan sebesar Rp 10 juta per jemaah.

Jemaah yg ingin berangkat kata dia diminta untuk membayar sisanya sesuai dgn biaya umrah.

Minimal biayanya seperti yg ditetapkan pemerintah sebesar Rp22 juta.

Zuhirman pun mengungkapkan, uang Rp 10 juta yg diberikan oleh investor dan penambahan dari jemaah ini di luar Rp 14,3 juta yg sudah dibayarkan.

“Ya diluar itu. Ini yg kita belum tahu sampai sejauh mana komitmen dia (Andika) utk memberangkatkan. Kalau komitmen dari dia sih ada, ya mestinya bisa berjalan tetapi Bos FT mengakui dosanya ini,” ucap Zuhirman.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

banner 468x60

Related Posts

Leave a Reply