banner 468x60

Alasan Bupati Karawang Izinkan ASN Pakai Kendaraan Dinas Saat Mudik

 MOBIL, NEWS, POLITIK
banner 468x60

Dari Pada Bohong, Lebih Baik Perbolehkan Pakai Kendaraan Dinas

Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate, Politik, Berita Dunia Terbaru, Foto, Video, Ulasan Teknologi, Kesehatan, Alam dan Entertainment News

Dari Pada Bohong, Lebih Baik Perbolehkan Pakai Kendaraan Dinas

 

IndoHarian – Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana berbeda dengan Bupati-bupati lainnya yang tidak perbolehkan gunakan kendaraan dinas saat mudik, malah ia membolehkan kendaraan dinas digunakan untuk mudik lebaran. Alasannya tidak sedikit ASN yang mengganti plat mobil dinas menjadi plat mobil warna hitam.

“Karena dilarang mudik menggunakan mobil dinas, mereka sampai berbuat tidak jujur. Sangat amat disayangkan,” ucap Cellica kepada awak media via telepon, pada hari Jumat, (16/6/2017).

“Daripada mereka berbohong seperti itu lebih baik kita perbolehkan, namun tetap dengan ada batasan,” dia menambahkan.

Karena itulah, Cellica memperbolehkan penggunaan mobil dinas utk mudik lebaran, dgn maksud mengurangi praktik culas oknum ASN yg memalsukan warna plat kendaraan dinas.

“Supaya mereka pada jujur, jadi saya perbolehkan,” tutur dia.

 

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Djarot Merasa Bersalah Kepada Masyarakat, Hanya Karena Ini..
Tanggapan DPR Dengan Temuan Sel Mewah di LP Klass IA
Red Notice Ditolak? Polisi Masih Ada 2 Cara Pulangkan Rizieq, Begini Caranya!

 

Para ASN yang berminat menggunakan mobil dinas untuk pulang mudik juga harus menempuh prosedur, yakni mengajukan surat peminjaman paling lambat satu minggu sebelum lebaran. Namun, kebijakan tersebut tidak berlaku bagi ASN yang telah memiliki mobil pribadi.

“ASN yang sudah punya mobil pribadi, tetap tak boleh. Mereka wajib memastikan kendaraan dinas yg mereka pakai tetap aman.Dapat dititipkan di rumah saudara ataupun kerabat,” tutur Cellica.

Cellica punya alasan tersendiri untuk memperbolehkan Aparatur ASN di Karawang pakai mobil dinas untuk mudik lebaran. Menurutnya, hal tersebut dilakuan untuk menyelamatkan aset negara dari pencurian kendaraan bermotor.

“Mengingat dengan tingkat pencurian kendaraan di Karawang yang cukup tinggi,” kata Cellica.

Tidak jarang, pihaknya sering menangani Tuntutan Ganti Rugi (TGR) akibat aset pemda yg hilang. “Bahkan nilainya hingga ratusan juta rupiah,” tutur Cellica Nurrachadiana.

Salah satunya pada Ramadan tahun 2016 lalu, menjelang lebaran mobil dinas seorang anggota DPRD Karawang digondol pencuri saat malam hari. Maka itu Cellica beranggapan bahwa aset negara termasuk kendaraan dinas harus diselamatkan. “Tahun lalu juga ada kendaraan mobil dan motor dinas yg digondol maling,” kata dia.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Related Search

banner 468x60

Related Posts

Leave a Reply