banner 468x60

Alasan yang Tidak Masuk Akal, Pembunuhan Siswa SD

 KRIMINAL, NEWS
banner 468x60

Pelaku Pembunuhan Siswa SD Karena Takut Ketahuan Aksinya

Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate, Politik, Berita Dunia Terbaru, Foto, Video, Ulasan Teknologi, Kesehatan, Alam dan Entertainment News

Pelaku Pembunuhan Siswa SD Karena Takut Ketahuan Aksinya

 

IndoHarian – Penyidik Satreskrim Polresta Tasikmalaya hanya membutuhkan waktu kurang dari 24 jam untuk meringkus pelaku pembunuhan Siswa SD yang disertai kekerasan seksual, Korban diketahui masih duduk di bangku sekolah dasar ( SD) di Tasikmalaya. Pelaku yang di ketahui berinisial Aw (16 tahun) diringkus polisi pada hari Sabtu (1/7) sekitar pukul 09.00 WIB.

” Pelaku masih tetangga korban,” tutur Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Drs Yusri Yunus kepada para awak wartawan.

Dari hasil penyidikan, imbuh Yusri, pelaku pembunuhan Siswa SD tersebut diduga menghabisi nyawa korban lantaran takut diketahui aksi jahatnya melakukan kekerasan seksual terhadap korban. Selain membunuh menghilangkan nyawa korbannya, Dewanda Pebriani (10 tahun) pelajar kelas SD warga Kampung/Desa Sukaasih, Kecamatan Purbaratu, Kabupaten Tasikmalaya, pelaku juga menganiaya korban Inten Deswita (11) siswa kelas 4 yang saat kejadian bersama dengan korban. ” Polisi masih terus mengembangkan kasus tersebut,” tutur dia.

Seperti diberitakan, seorang murid Sekolah dasar kelas tiga ditemukan tidak bernyawa lagi dengan luka di beberapa bagian tubuhnya. Korban bernama Dewanda Pebriani (10 tahun) warga Kampung/Desa Sukaasih, KecamatanPurbaratu, Kabupaten Tasikmalaya, ditemukan dengan keadaan tergeletak di sebuah dasar sungai yang mengering.

 

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Polisi Jadi Target Teroris, Usai Shalat Pelaku Langsung Tikam Korban
Ini yang Membuat Tepuk Tangan Berdiri Selama 1 Menit Saat Kongress Diaspora Indonesia
Astaga!! Di Dalam Tas Pelaku Penikaman Ada Kabel Dan Ternyata…

 

Sedangkan dengan rekannya Intan Deswita (11) murid kelas 4 SD mengalami luka parah dan langsung segera di larikan ke RSUD Tasikmalaya. Kedua korban ditemukan pada hari Jumat (30/6) sekitar jam 16.00 WIB. ” Saksi mahkota yakni ID masih dalam perawatan intensif di rumah sakit,” tutur Yusri.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) diperoleh keterangan korban ditemukan di dasar Sungai Ciloseh, tidak jauh dari rumah korban. Saat ditemukan, korban Dewanda sudah meninggal dunia dengan posisi tertelungkup tanpa busana atau lebih tepatnya tanpa mengenakan celana.

Diduga Dewanda menjadi korban kekerasan seksual. Di TKP petugas menemukan sejumlah barang bukti antara lain sebilah senjata tajam yang digunakan pelaku pembunuhan Siswa SD tersebut, bambu berlumur darah, dan beberapa barang bukti lainnya. Sedangkan menurut ayah korban,Hendri, pada hari Jumat (30/6) sekitar jam 11.00 WIB dia masih melihat anaknya bermain dengan rekannya di sekitaran tempat tinggalnya. korban membawa kantung plasti berisi sampah. Namun usai itu ia tak melihatnya lagi. Baru pada besok hari ia mendapat laporan tentang penemuan mayat korban di dekat dasar sungai Ciloseh.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

banner 468x60

Related Posts

Leave a Reply