banner 468x60

Almarhum Aiptu Fransisco Nekad Tembak Kepalanya Sendiri, Karena..

 NEWS
banner 468x60

Masalah Keluarga Jadi Motif Almarhum Aiptu Fransisco Mengakhiri Hidupnya

Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate, Politik, Berita Dunia Terbaru, Foto, Video, Ulasan Teknologi, Kesehatan, Alam dan Entertainment News

Masalah Keluarga Jadi Motif Almarhum Aiptu Fransisco Mengakhiri Hidupnya

 

IndoHarian – Hasil penyelidikan tim Propam dan Reskrim Polda Nusa Tenggara Timur menyimpulkan bahwa masalah keluarga menjadi motif almarhum Aiptu Fransisco de Araujo, anggota Polres Kupang Kota yang bunuh diri dengan cara menembak kepalanya sendiri.

“Sudah ada hasil penyelidikan dari tim propam dan Reskrim Polda NTT yg menyatakan bahwa yg bersangkutan menembak dirinya sendiri dan meninggal akibat masalah keluarga yg dialami oleh almarhum,” ucap Kabid Humas Polda NTT AKBP Jules Abraham Abast, pada hari Kamis (8/6).

Mantan Kapolres Manggarai Barat ini tidak bisa memberikan keterangan lebih jauh soal masalah keluarga seperti apa yg dialami oleh almarhum sampai almarhum ambil langkah nekad melakukan aksi menembak dirinya sendiri. Ia mengatakan bahwa pasca penyelidikan itu, Propam dan Reskrim pun langsung menutup kasus tersebut karena telah jelas menyebutkan bahwa krn masalah keluarga.

 

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Dari Hasil Penggeledahan Di Kantor Moch Basuki, Ditemukan Uang Senilai…
Kapolda Metro: Ada Apa Dengan Rizieq?? Kok Dia Takut Banget Sih
AWAL JUDUL BERITA AKHIR

 

Sementara itu, Dengan soal kepemilikan senjata laras pendek, Jules menuturkan bahwa setiap anggota polisi yg sudah dipercayakan utk memegang senjata telah dilakukan tes psikologi sebelum diperizinkan memegang senjata api.

“Sebenarnya Almarhum Aiptu Fransisco telah layak dan sudah sesuai prosedur memiliki senjata api, namun mungkin karena masalah keluarga akhirnya almarhum mengambil jalan pintas dgn cara menembak dirinya sendiri yg mengakibatkan dirinya meninggal dunia,” tuturnya.

Sebelumnya, Anggota Polres Kupang Kota Aiptu Fransisco de Araujo yg menembak kepalanya sendiri pada hari Selasa (6/6) akhirnya meninggal di ICU RS Bhayangkara, meskipun tim medis RS Polri itu telah berupaya menyelamatkan jiwanya. Tim medis yg merawat Kepala Unit Pengamanan Obyek Vital Satuan Shabara Pokres Kupang Kota tersebut menyatakan korban mengalami mati batang otak dan karenanya tidak lagi dapat membuatnya bertahan hidup.

Almarhum Aiptu Fransisco de Araujo meninggalkan seorang istri Maryhina Araujo dgn 3 anak masing – masing Mebi Araujo, Putri Araujo dan si bungsu Fadli Araujo.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Related Search

banner 468x60

Related Posts

Leave a Reply