banner 468x60

Anak-Bapak Jadi Korban Kecelakaan, Ibu Baru Meninggal 100 Hari

 KRIMINAL, NEWS
banner 468x60

Anak Ingin Menyusul Ibunya yang Telah Meninggal, Tak Lama Jadi Korban Kecelakaan

Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate, Politik, Berita Dunia Terbaru, Foto, Video, Ulasan Teknologi, Kesehatan, Alam dan Entertainment News

Anak Ingin Menyusul Ibunya yang Telah Meninggal, Tak Lama Jadi Korban Kecelakaan

 

IndoHarian – Suasana duka nampak terlihat di rumah duka Muhamad Iksan Ngadikan (59), korban kecelakaan tragis kereta api di Grobogan, Sabtu (20/5/2017).

Kerabat dan keluarga korban Ngadikan terus berdatangan ke rumah duka yg berada di jalan Dinar Mas IX Nomor 19, Kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang, Semarang Kota.

Sri Kasiati mengatakan kakaknya itu pergi ke Purwodadi dalam rangka menghadiri acara pernikahan.

Korban berangkat ke Purwodadi bersama dengan anaknya Muhamad Samsul Bakhtiar (27). Tujuan mereka ke Purwodadi diajak tetangganya utk menghadiri pernikahan.

“Sekitar jam 09.00 WIB, dia berangkat bersama dengan anaknya bernama Samsul. Namun anaknya satu lagi yg bernama Helmi Ardi Darmawan (17) tinggal di rumah,” tutur Sri.

Sri mengatakan korban berencana akan pulang usai menghadiri acara nikahan karena ada acara rapat di SDN Meteseh tempat bekerja korban.

“Kakak saya aslinya ingin langsung karena ada rapat,” ucap dia.

Dia mendapat kabar, mobil yg ditumpangi korban kehantam kereta di Grobogan. Selain kakaknya, anak korban Mohamad Samsul bakhtiar juga ikut menjadi korban kecelakaan.

“Saya dikabari kalau kakak saya dan ponakan saya meninggal tertabrak kereta,” ucap dia.

 

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Sekuriti Bandara Ngurah Rai Ditangkap, Diduga Telah Melakukan…
Rasa Cemburu Usai Baca Pesan Singkat, Suami Tega Cekik Istri Hingga Tewas
Mengejutkan! 29 Gadis Penghibur Laki-laki Ini Hanya Dibayar Rp 120 Ribu/Jam

 

Ngadikan adalah Kepala SD Negeri Meteseh. Dia dikenal orang yang sangat ramah dan senang bersosialisasi.

“Di kampungnya korban sering bermasyarakat. Aktif di lingkungan kampungnya,” ucap dia.

Namun, sebelum keberangkatannya, korban dalam keadaan berduka. Pasalnya istri korban bernama Siti Alfiyah baru saja genap 100 hari meninggal dunia.

“Kakak saya masih terlihat belum bisa melupakan istrinya dan sering melamun. Bahkan anaknya bernama Samsul kena marah karena upload foto istrinya utk dijadikan foto profil Whatsapp,” kata dia.

Sebelumnya Sri, tak mempunyai firasat buruk korban akan mengalami kecelakaan. Namun sehari sebelum kejadian Ngadikan bersama ke 2 anak datang ke kediamannya.

“Tadi malam Ngadikan bersama 2 anaknya yakni Muhamad Samsul Bakhtiar dan Helmi Ardi Darmawan. ke 2 anak korban di tempat saya dan sedangkan bapaknya pulang,” tutur dia.

Saat menginap dirumahnya, anaknya bernama Samsul sedang sakit. Samsul sempat berkata ingin menyusul ibunya yang telah meninggal dunia itu.

“Saya terenyuh mendengar kata – kata itu.Tapi saya tak sadar kalau kakak saya bersama anaknya bernama Samsul tertabrak kereta api, ” tutur dia

Dia menuturkan korban kecelakaan meninggalkan 1 anaknya bernama Helmi Ardi Darmawan. Dirinya akan merawat dan menanggung anak yg ditinggalkan korban. “Saya iklas merawat anaknya satu lagi Helmi. Sekarang Helmi menjadi tanggungan saya,” pungkas Sri.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Related Search

banner 468x60

Related Posts

Leave a Reply