sakuratoto

Andi Kritik Hajatan Mewah Jokowi Di Bali, Ini Penjelasannya!

 NEWS, POLITIK
Iklan Ads

Andi Kritik Hajatan Mewah Jokowi Di Bali: Menghamburkan Uang Negara Hampir Trilyunan Buat Pertemuan Para Rentenir

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kulinerAlam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner

Indoharian – Andi Kritik Hajatan Mewah Jokowi Di Bali, Ini Penjelasannya!

 

Indoharian – Wakil dari Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Andi Arief, mengkritisi hajatan mewah Jokowi pertemuan tahunan International Monetery Fund (IMF) yang akan diselenggarakan di Bali. Dirinya mengklaim pertemuan pada zaman mantan dari seorang Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang merupakan Ketua Umum dari Partai Demokrat itu tidak pernah menghamburkan uang negara untuk sebuah acara.

“Pak SBY dari kabinet di tahun 2014 tentu tidak berharap hajatan mewah Jokowi dan juga pertemuan IMF jadi pesta-pesta yang memakan uang sebesar sekarang. Event Internasional yang setara jaman SBY tidak pernah untuk menghamburkan uang negara sebesar pertemuan IMF bali tersebut,” ucap Andi melalui akun Twitternya pada hari Minggu (7/10/2018).

Perhelatan tahunan IMF sebelumnya jadi sorotan anggota tim ekonomi pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Rizal Ramli.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Cari Dukungan, Sandiaga Kunjungi Ponpes Sidogiri Untuk Ini!
Investigasi Hoaks Ratna, Polisi Dikasih 2 Jempol Oleh Fahri
Fadli Zon Tokoh Teater Mengaku Kalah Akting Ratna Sarumpaet!

 

Rizal sudah menganggap pertemuan IMF tidak perlu menghabiskan dana sekitar Rp800 miliar. Menurutnya, tugas negara penyelenggara hanya menyediakan tempat, makan, dan penjemputan sehingga tidak perlu untuk mencapai angka sebesar itu.

Andi menyebutkan bahwa pemerintahan saat sekarang ini membuat lelucon dengan mengatakan bahwa rencana dari IMF telah diajukan sejak masa pemerintahan SBY. Dirinya memandang dalih itu hanya sebagai kedok untuk pertemuan mewah para renternir alis tengkulak semata.

“Menghamburkan uang negara hampir trilyunan buat pertemuan para rentenir, lalu berlindungan di balik ini diajukan para menteri jaman SBY adalah dagelan,” lanjutnya.

Menurut seorang Andi, hajatan mewah Jokowi Indonesia tidak bakal terkena sanksi sekiranya Presiden Joko Widodo dan akan berniat membatalkan pertemuan tersebut karena bencana besar yang sudah terjadi di Palu dan juga Lombok. Dirinya mengatakan Indonesia yang telah berdaulat dar IMF tidak perlu takut untuk membatalkannya.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

totokita3

Related Posts

Leave a Reply