ANEH!!! Jokowi Dituduh Intervensi, Malah Polisi Dibilang Tak Tegas

Jokowi Dituduh Intervensi Karena Tak Tegas Dalam Mentuntaskan Kasus Novel

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kulinerAlam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner

Indoharian – ANEH!!! Jokowi Dituduh Intervensi, Malah Polisi Dibilang Tak Tegas

 

Indoharian – Wakil Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo – Ma’ruf, Raja Juli Antoni menilai bahwa adanya anomali terkait tuntutan Presiden RI Joko Widodo terkait dengan kasus-kasus hukum, ia mengatakan Jokowi Dituduh Intervensi oleh banyak pihak.

Hal ini disampaikan ketika ia di tanya soal Jokowi yang di mintai untuk aktif dalam menyelesaikan kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan.

“Pertama, pakĀ Jokowi Dituduh Intervensi hukum. Kemudian sebaliknya ketika presiden menyerahkan secara fungsional pada pihak kepolisian seperti dalam kasus ini, di katakan bahwa presiden tidak tegas,” ujar Raja.

Raja menyinggung pengungkapan kasus penyebaran berita bohong yang melibatkan aktivis Ratna Sarumpaet, dia mengatakan ketika itu Jokowi juga di duga mengintervensi karena pengungkapan berlangsung sangat cepat.

Namun, saat ini Jokowi di minta untuk mengintervensikan kepolisian dalam kasus Novel.

“Jadi sekali lagi ini merupakan proses hukum yang berjalan di pihak kepolisian yang presiden sebagai lembaga eksekutif tidak bisa melakukan intervensi terhadap kasus itu,” ujarnya.

Sebelumnya, penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan menduga pihak kepolisian belum berani mengungkap kasus penyiraman air keras yang menimpanya. Novel juga bisa maklum apabila hal tersebut memang benar terjadi di dalam internal kepolisian.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
TKI Dihukum Mati Di Arab Saudi, Pemerintah Tidak Peduli?
KESEMPATAN!!! Sandiaga Cari Untung Mengenai TKI Dihukum Mati
HEBOH!!! Jokowi Dipuji Gustika Hatta, Apakah Benar Jokowi Mirip Bung Hatta?

 

“Saya berpikir bahwa pimpinan Polri takut untuk mengungkapnya, itu ada wajarnya karena pimpinan Polri juga bisa di intervensi oleh politik dan lain-lain,” ungkap Novel.

Menurut Novel, kasus yang menimpanya bukanlah kasus pidana biasa, oleh karena itu, di perlukan peran aktif Presiden Joko Widodo untuk mendorong agar penegak hukum mengungkap kasus penyiraman air keras itu.

Bagi Novel, presiden adalah sosok yang paling di harapkan untuk menuntaskan kasus yang membuat penglihatannya tak lagi sempurna itu, dia mengaku kecewa apabila Jokowi bersikap takut seperti anggapannya kepada Polri.

“Pertanyaannya, kira-kira presiden takut tidak mengungkap ini? Kalau presiden takut mengungkap ini, saya sangat sedih sekali, meskipun Jokowi Dituduh Intervensi,” ujar Novel.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *