banner 468x60

Anies Capres 2019 Ini Niat Sesungguhnya, Gubernur DKI Langkah Awalnya?

 NEWS, POLITIK
banner 468x60

Banyak yang Berspekulasi Niat Mantan Mendikbud Salah Satunya Anies Capres 2019

Alam dan Entertainment News ,Berita Dunia Terbaru ,Berita hari ini ,Berita Indonesia Terbaru ,Berita Terkini ,berita terupdate Foto ,Indoharian kesehatan ,Politik ,Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com ,Ulasan Teknologi ,Video

Banyak yang Berspekulasi Niat Mantan Mendikbud Salah Satunya Anies Capres 2019

 

IndoHarian – Anies Baswedan baru saja diambil sumpah jabatannya sebagai Gubernur ke-19 DKI Jakarta, pada hari Senin (16/10/2017) sore.Namun, sudah banyak yang berspekulasi bahwa Anies capres 2019 atau niat sesungguhnya sudah tertuju ke Istana Presiden, persisnya Pemilu Presiden 2019.

Harian terkemuka Singapura, pada hari Rabu (18/10/2017), mengulas, walau Anies tak pernah menyatakan secara terbuka rencananya untuk menjagokan dirinya sebagai calon presiden yang akan datang, diri namun dia juga tidak pernah membantah jika ditanya.

“Kita lihat apakah Anies akan menyelesaikan lima tahun masa jabatannya sebagai gubernur DKI Jakarta, namun saya meragukannya, saya rasa godaan untuk maju mencalonkan diri sebagai capres di 2019 begitu tinggi,” ucap sumber Istana Presiden yang menolak disebut namanya.

Harian tersebut juga menulis bahwa ambisi mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) tersebut adalah rahasia terbuka di kancah perpolitikan Tanah Air.

Tentu tidak ada yang lupa bahwa mantan Rektor Universitas Paramadina itu ialah peserta konvensi calon presiden Partai Demokrat pada tahun 2014.

Sejumlah pengamat menilai kontestasi 2019 selalu ada di benak doktor ilmu politik jebolan Universitas Northern Illinois, Amerika Serikat, itu apalagi usai dia secara mengejutkan dicopot sebagai Mendikbud, pada bulan Juli 2016.

Menurut Harian terkemuka Singapura, pencopotannya sebagai Mendikbud adalah pukulan yang telak bagi seorang Anies.

Tetapi dalam waktu pendek pencetus gerakan “Indonesia Mengajar” itu dengan gemilang melancarkan comeback politik spektakuler dengan mengalahkan gubernur DKI petahana yang populer, Basuki “Ahok” Tjahaja Purnama.

Namun kemenangan telak Anies dengan pasangannya Sandiaga Uno menurut harian Negeri Jiran tersebut juga diwarnai kampanye berbau SARA yang bukan hanya membelah warga Jakarta namun juga hampir mengoyak persatuan sosial Indonesia sebagai negara, apalagi niatnya Anies capres 2019.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Ini Alasan Lulung Marah-marah Saat Pelantikan Anies-Sandi
Anies Diminta Tiru Ahok, Karena..
Baru Jadi Gubernur DKI, Anies Baswen Diminta Tak Bermain Isu Sara

Tak sedikit yang mempertanyakan strategi Anies memenangkan suara pemilih Muslim dengan salah satunya bersekutu dengan kelompok konservatif.

Harian ini menambahkan, kelihatannya kemenangan politisi berusia 48 tahun itu belum bisa menciptakan momentum menuju tangga presiden.

Sejumlah survei yang dirilis memperlihatkan elektabilitas Anies yang merupakan 100 besar intelektual dunia versi Majalah Foreign Policy masih jauh di bawah Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Partai Gerindra yakni Prabowo Subianto.

Harian terkemuka Singapura menyebutkan, semua mata saat ini tertuju ke Anies untuk melihat apakah dia bisa memimpin Ibu Kota secemerlang Ahok dan menyatukan Jakarta yang masih terbilang tercerai-berai oleh Pilkada DKI Jakarta lalu itu.

Anies disebut sudah menyampaikan sejumlah janji-janji kampanye seperti rekonsiliasi masyarakat DKI, menciptakan lowongan/lapangan kerja, meningkatkan kepemilikan rumah di kalangan warga kurang mampu serta menghentikan proyek reklamasi.

Pengamat politik dari Universitas Trisakti Nirwono Yoga mengatakan kegigihan Anies menolak proyek reklamasi bisa menjadi pintu masuk bagi Anies ke pertarungan capres 2019.

Anies sudah berkali-kali menolak reklamasi yang menurutnya menganggu kehidupan nelayan yang berpenghidupan di area tersebut.

“Jika Anies ingin memenuhi janji moratorium reklamasi, dia bisa memberitahu warga bahwa untuk merealisasikan janji kampanye itu, ia harus menjadi presiden atau harus Anies capres 2019, karena dengan menjadi presidenlah dia bisa mencabut Keppres Reklamasi.”

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Related Search

banner 468x60

Related Posts

Leave a Reply