sakuratoto

Antisipasi Bentrok Jelang Pencoblosan, Polda Sumsel Lakukan Ini

 NEWS, POLITIK
Iklan Ads

Polda Sumsel Menurunkan Sebanyak 300 Petugas Untuk Antisipasi Bentrok Jelang Pencoblosan

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kulinerAlam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner

IndoharianAntisipasi Bentrok Jelang Pencoblosan, Polda Sumsel Lakukan Ini

 

Indoharian – Menjelang hari Pilkada Serentak yang akan di selenggarakan pada hari Rabu (27/6/2018) mendatang, Polda Sumatera Selatan menurunkan sebanyak tiga kompi Brimob atau sebanyak 300 petugas untuk Antisipasi Bentrok Jelang Pencoblosan.

Langkah tersebut di ambil setelah terjadi bentrok yang mengakibatkan satu orang tik sukses dari salah satu paslon tewas.

Kapolres Empat Lawan AKBP Agus Setyawan menjelaskan, tiga kompi Brimob tersebut nantinnya akan di tempatkan di setiap objek vital, termasuk setiap kantor polisi, seperti polsek akan di jaga satu pleton petugas.

“Terkecuali di Kecamatan Ulu Musi yang akan di siapkan dua pleton petugas. Disana merupakan daerah terjadinya bentrokan kemarin,” ungkapnya.

Agus mengataka, selain dari Polda Sumsel, anggota yang di siagakan juga di bantu oleh jajaran Polda Bengkulu, karena berada berdekatan dari Kabupaten Empat Lawang.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Beginilah Pantauan Udara Arus Balik Lebaran 2018
Kalimat Menyentuh Cassandra, Ini Isinya
Ohhh.. Ternyata Masalah Ini, Lulung Pindah Ke PAN

 

“Dari Bengkulu dibantu sebanyak satu kompi, totalnya ada dua kompi dari Polda Sumsel dan satu dari Polda Bengkulu. jadi semua tiga kompi. Dari Polda Bengkulu akan di datangkan pada 21 Juni nanti,” ungkap Agus.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Zukarnain menambahkan, sejauh ini orang telah di tetapkan sebagai tersangka, pasca bentrokan kemarin antar tim sukses pada Selasa (13/82017) lalu, oleh karena itu Polda Sumsel menurunkan kompi untuk Antisipasi Bentrok Jelang Pencoblosan.

Sekedar mengingatkan, bentrokan antar pendukung pasangan  calon nomor urut 1 David Hardiyanto – Eduar Kohar dan paslon nomor urut 2, Joncik Muhammad – Yulius Maulana saat hendak berkampanye di Desa Perigi, Kecamatan Ulu Musi, Empat Lawang.

Satu orang yang bernama Benu tewas tertembak di bagian wajah, adapun dua korban yang mengalami luka tembak dan satu korban mengalami luka lain yakni luka bacok.

Beni diketahui adalah pendukung dari pasangan calon nomor urut 2, begitu juga dengan dua korban yang mengalami luka tembak, untuk itu, dilakukan Antisipasi Bentrok Jelang Pencoblosan.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

totokita

Related Posts

Leave a Reply