sakuratoto

Antisipasi Terorisme Natal 2018, Begini Persiapannya!

 KRIMINAL, NEWS
Iklan Ads

Antisipasi Terorisme Natal 2018 Akan Kerahkan 94.946 Personel Di 3 Pulau

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kulinerAlam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner

IndoharianAntisipasi Terorisme Natal 2018, Begini Persiapannya!

 

Indoharian – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memberikan perhatian yang sangat khusus terkait dengan potensi serangan pada antisipasi terorisme Natal 2018 di tiga pulai, yaitu Sumatera, Jawa, dan juga Bali.

“Prioritas antisipasi terorisme Natal 2018 Jawa kemudian ada beberapa wilayah di Sumatera, dan Bali juga termasuk salah satu prioritas kami,” ucap seorang Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo di Markas Besar Polri, Jakarta Selatan pada hari Selasa (27/11/2018).

Selain dari terorisme, ucap Dedi, pihaknya telah meletakkan seluruh potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang berpotensi terjadi jelang perayaan Hari Natal 2018 dan Tahun Baru 2019.

Dedi menyebutkan polisi juga telah meletakan wilayah-wilayah yang akan dipadati oleh masyarakat dalam libur Hari Natal 2018 dan Tahun Baru 2019.

Hasil dari analisa tersebut pun telah disusun dan akan dijalankan lewat Operasi Lilin 2018. Dalam operasi kali ini, lanjutnya, Polri mengelompokkan 34 provinsi di Indonesia ke dalam dua kategori prioritas, di mana 13 provinsi masuk dalam kategori prioritas satu.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Korban Lion Air Tuntut Boeing Ratusan Triliun, Apakah Benar?
Kasus Kekinian!! PSK DiBawah Umur DiJajakan DiTwitter
Hercules Ditembak Polisi Dan Berakhir Menyedihkan!

 

Provinsi yang masuk dalam kategori prioritas satu itu adalah Sumatera Utara, Lampung, Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Sulawesi Utara, Maluku, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Papua.

Menurut dirinya, 13 provinsi itu masuk dalam prioritas satu karena banyak dihuni oleh masyarakat beragama Kristen.

“Ini polda yang punya jumlah umat Kristiani cukup banyak, jumlah gereja cukup banyak ini adalah prioritas utama,” kata mantan Wakapolda Kalimantan Tengah itu.

Dedi menjelaskan sebanyak 94.946 personel akan diterjunkan dalam pengamanan Operasi Lilin 2018. Kata dia, sebanyak 69.080 personel di antaranya akan diturunkan untuk pengamanan di provinsi yang masuk dalam kategori prioritas satu.

antisipasi terorisme Natal 2018 “Sebanyak 69.080 personel di 13 polda prioritas satu dan 25.866 personel di 21 polda prioritas dua,” kata dia.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

totokita3

Related Posts

Leave a Reply