banner 468x60

Argo Hampir Putus Asa Dalam Kasus Penyerangan Penyidik Senior KPK

 KRIMINAL, NEWS, POLITIK
banner 468x60

Sejumlah Barbuk dan Saksi-saksi Belum Bisa Ungkap Kasus Penyerangan Penyidik Senior KPK

Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate, Politik, Berita Dunia Terbaru, Foto, Video, Ulasan Teknologi, Kesehatan, Alam dan Entertainment News

Sejumlah Barbuk dan Saksi-saksi Belum Bisa Ungkap Kasus Penyerangan Penyidik Senior KPK

 

IndoHarian – Penanganan kasus perkara penyerangan terhadap penyidik senior KPK yaitu Novel Baswedan dengan air keras sudah berjalan hampir lima bulan. Namun pihak kepolisian belum juga menemukan titik terang dalam kasus tersebut, siapa pelaku kejahatan yang sudah menyiram air keras kepada Novel Baswedan saat di kediaman korban.

“Sekarang belum ada (barang bukti baru), kita masih terus berjalan ya. Tetap ada evaluasi,” ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono saat di kantornya, Jakarta, pada hari Jumat (8/9/2017).

Argo mengatakan, sejumlah bukti- bukti yang dikantongi penyidik masih belum dapat menunjukkan titik terang siapa pelaku penyerangan penyidik senior KPK. Termasuk dengan sketsa wajah terduga para pelaku.

“Sketsa gambar wajah pelaku ini kita kroscek lagi ke sejumlah saksi,” tutur mantan Kabid Humas Polda Jawa Timur itu.

 

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Fadli Zon Menilai Percuma Ekonomi Indonesia Tumbuh Tinggi Jika Korupsi Masih Marak
Selain Video Sawer, Terdapat Juga Foto Hotman Paris Telanjang Dada Bareng Cewek Cantik
Washington Siap Jatuhkan Sanksi Ke Negara yang Melakukan Perdagangan Dengan Korut

 

Penyidik kepolisian terus mengupdate sketsa -sketsa wajah terduga pelaku dengan keterangan sejumlah para saksi kunci. Namun saat ini, pihak penyidik tengah terkendala dengan keterangan terbaru saksi.

“Saksinya belum dapat ditemui,” tutur Argo.

Novel Baswedan disiram air keras oleh dua orang pengendara motor di dekat rumahnya pada tanggal 11 April 2017 setelah salat subuh di Masjid Al Ihsan di dekat rumahnya.

Mata Novel mengalami kerusakan yang cukup parah sehingga harus menjalani perawatan di Singapura sejak tanggal 12 April 2017. Setelah operasi, dokter akan menutup mata Novel Baswedan selama sekitar dua bulan untuk selanjutnya menjalani operasi lanjutannya lagi. Usai itu, masih memerlukan waktu sekitar tiga minggu lagi untuk masa pemulihan.

Novel Baswedan adalah salah satu penyidik senior KPK yang antara lain menangani kasus perkara korupsi dalam pengadaan e-KTP (KTP elektronik).

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Related Search

banner 468x60

Related Posts

Leave a Reply