banner 468x60

Asma Dewi Tertangkap Transfer 75 juta Ke Saracen, Uno Berperankah??

 KRIMINAL, NEWS
banner 468x60

Asma Dewi Tertangkap Transfer 75 juta Ke Saracen, Ada Hubungan Apa Dengan Uno ?

 

Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate, Politik, Berita Dunia Terbaru, Foto, Video, Ulasan Teknologi, Kesehatan, Alam dan Entertainment News

Asma Dewi Tertangkap Transfer 75 juta Ke Saracen, Uno Berperankah??

IndoHarianAsma Dewi Tertangkap, Dari hasil penelusuran, tim siber Bareskrim menemukan adanya aliran dana senilai Rp75 juta dari bendahara aksi Tamasya Al-Maidah ke rekening bendahara grup Saracen Cyber Team.

Direktorat Reserse Tindak Pidana Siber Mabes Polri menangkap bendahara aksi Tamasya Al-Maidah, Asma Dewi pada Jumat (8/9/2017) kemarin. Penangkapan Asma Dewi di daerah Ciledug Raya, daerah Jakarta Selatan atas dugaan ujaran kebencian dan SARA.

Dari hasil penelusuran yang di terima, yang di lakukan tim siber Bareskrim menemukan adanya sebuah aliran dana senilai Rp75 juta dari Asma Dewi ke rekening seorang bendahara grup Saracen Cyber Team. di Dalam kasus ini, Asma Dewi terbukti sudah mengalirkan sejumlah uang tersebut kepada Rini Indrawati yakni selaku bendahara Saracen.

Asma Dewi Tertangkap “Penyidik sementara sudah mendapatkan informasi yang sudah bersangkutan melakukan transfer uang senilai Rp75 juta ke NS, Namlea Solo. Namlea Solo ini yakni adalah anggota inti grup saracen. Namlea Solo kemudian transfer ke D. Dalam mutasi transaksi tersebut disebut yakni guna membayar Saracen.’ Kemudian D transfer uang ke R (Rini Indrawati). Ini adalah bendaharanya Saracen,” ucap Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto di Perguruan Tinggi Ilmu Polisi, daerah Jakarta Selatan, Senin (11/9/2017).

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Kuatkan KPK, Jokowi Di Tuntut Tangkap Penyerang Novel Baswedan
Djarot Ingatkan Rumah Sakit Harus Kedepankan Misi Sosial
Menurut Fadli Zon Masalah Rohingya Tak Cuma Masalah Agama

sampai sekarang, penyidik sudah berhasil menyita dua buah gawai sebagai barang bukti, beserta dengan hasil cetak unggahan Asma yang berbau SARA di media Facebook miliknya. Untuk selanjutnya, penyidik juga bakal meminta bantuan PPATK untuk memeriksa aliran keuangan Asma lebih lanjut. Terkait dengan proyek ujaran kebencian yang menjadi motif di balik pemberian uang tersebut, Setyo mengaku hal itu sedang dalam penelusuran.

“Itu masih didalami, ya bayar Saracen buat apa, gitu kan. sebab dia sendiri mem-posting ujaran kebencian dan juga SARA,” jelasnya lagi.

Asma Dewi berasal dari daerah Sulawesi Utara. kala ditangkap di daerah Ciledug, Asma berada di rumah kakaknya yang seorang anggota polisi. Setyo masih belum mau bicara apapun perihal ini. Untuk dugaan keterkaitan lainnya dengan kakak Asma, D, R, dan NS sendiri masih sedang dalam penyelidikan dan belum juga ditahan.

“Belum. Ya jika nanti ada bukti-bukti cukup ya bakal segera ditelusuri,” tuturnya.

Terkait konten yang dipermasalahkan oleh pihak penyidik, Setyo pun masih belum mendapat informasi seputar itu. “Nah, ini nanti kita klarifikasi lagi karna laporan dari Ditsiber. Saya gak bisa ngomong,” katanya melanjutkan.

sampai saat ini polisi masih menyelidiki pihak-pihak yang diduga sudah memesan konten ujaran kebencian pada Saracen. Kepolisian belum dapat menemukan siapa saja yang memesan konten kebencian tersebut.

Atas tindakannya, Asma bisa dianggap sudah melanggar UU Nomor 11/2008 Pasal 28 ayat (2) tentang ITE sebagaimana sudah diubah dalam UU Nomor 19/2016 terkait perubahan atas UU ITE dan bisa didakwa dengan hukuman paling lama yakni 6 tahun penjara. Asma Dewi Tertangkap Transfer 75 juta Ke Saracen, Uno Berperankah??

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Related Search

banner 468x60

Related Posts

Leave a Reply