banner 468x60

Begini Kata Sandi, Terkait Prostitusi Di Tanah Abang

 NEWS, POLITIK
banner 468x60

Terkait Prostitusi Di Tanah Abang, Sandi Tegas Bisinis Lendir Ini Memang Ada

Alam dan Entertainment News ,Berita Dunia Terbaru ,Berita hari ini ,Berita Indonesia Terbaru ,Berita Terkini ,berita terupdate Foto ,Indoharian kesehatan ,Politik ,Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com ,Ulasan Teknologi ,Video

Begini Kata Sandi, Terkait Prostitusi Di Tanah Abang

IndoHarian – Wakil Gubernur DKI Jakarta yakni Sandiaga Salahuddin Uno mengaku sudah mendapat laporan dari Wali Kota Jakarta Pusat yakni Mangara Pardede terkait dengan adanya prostitusi di sekitar Tanah Abang,daerah Jakarta Pusat. Begini Kata Sandi Dia juga mengaku sempat mendapatkan informasi tersebut dari organisasi Kebangkitan Jawara dan juga Pengacara (Bang Japar). karna itu, dia pun memerintahkan jajarannya supaya aktivitas dunia lendir di kawasan itu secepatnya ditangani.

Begini Kata Sandi “Itu jadi sumber prostitusi saya sudah dapat kabar. Kebetulan juga Pak Wali (Kota Jakpus) pun udah sampaikan, saya bilang ditertibkan,” ucap Sandi dalam acara Musyawarah Komando Kebangkitan Jawara dan juga Pengacara (Bang Japar) di kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Minggu (5/11).

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Penyidik Sebut Adanya Indikasi Korupsi Reklamasi Jakarta, Bernilai…
Alexis Resmi Ditutup Anies! Begini Nasib Ratusan Tenaga Kerja Asing Sekarang
Begini Yang Dikatakan PDI-P Saat Jokowi-SBY Bertemu Lagi

Sandi sempat menegaskan, tak akan menoleransi adanya prostitusi di Ibu Kota. Dia juga menerangkan, praktik prostitusi disinyalir berlangsung di deretan bangunan liar (bangli) di sepanjang Banjir Kanal Barat (BKB) atau tidak jauh dari Stasiun Tanah Abang. Menurut Sandi, bangli tersebut sempat ditertibkan pada tahun 2015 dan sebab tak dijaga sekarang muncul lagi.

Dia ingin kawasan BKB itu bisa bersih dari bangli sehingga tak ada lagi praktik prostitusi yang terselubung. “Tadi saya dapat kabarnya dari Bang Japar juga. Bang Japar bilang (bangli di BKB) itu sudah jadi tempat prostitusi,” tutur Sandi.

Sandi masih enggan untuk mengungkap solusi yang bakal diterapkan untuk penataan di kawasan Tanah Abang. Selama ini keberadaan pedagang kaki lima (PKL) yang sudah menguasai trotoar dianggap sebagai biang keladi kemacetan di lokasi itu. Dia cuma menjanjikan akan menerapkan kebijakan yang berbeda dari sebelumnya.

Sandi mengaku mau melibatkan Bang Japar dalam penataan di kawasan Tanah Abang. Bang Japar, ungkap dia, bisa terlibat dalam mengadvokasi para PKL di sana. Yang pasti, pihaknya sudahberjanji untuk menata kawasan Tanah Abang menjadi lebih tertata tanpa ada mematikan usaha rakyat kecil.

Pada hari Jumat (3/11), Sandi mengatakan, dalam sebuah arahan singkatnya, Gubernur DKI Anies Baswedan meminta penataan dilakukan dengan terlebih dahulu musti dengan dilengkapi data-data lebih banyak lagi. Hal itu dilakukan untuk memastikan kebijakan yang diambil Pemprov DKI berbasis data dan dapat langsung berdampak kepada masyarakat.

Sandi menuturkan, pengemudi ojek daring, seperti contoh Gojek, Uber, dan Grab, yang merupakan sarana lanjutan transportasi di Tanah Abang telah menyampaikan pendapatnya untuk meminta waktu adaptasi terhadap kemungkinan kebijakan yang bakal diberlakukan Pemprov DKI.

“Data yang saat ini musti diperkaya lagi dan juga diingatkan musti ada sosialisasi yang cukup waktunya dan dimintakan pendapat oleh para pakar transportasi dan juga tata ruang kota dan juga pasukan,” ungkap Sandi.

Sementara dari itu, Camat Tanah Abang Dedi Arif mengatakan, semua PKL yang berjualan di wilayahnya telah dikumpulkan untuk diberi pengarahan. Dia menerangkan, para pedagang tersebut diminta tidak melanggar aturan ketika membuka lapak.
“Kemarin kita kumpulkan. Kita sosialisasikan ke mereka supaya lebih tertib. agar bisa kita ambil kebijakan yang tepat untuk mereka,” tutur Dedi saat dihubungi, minggu .

Dedi juga mengatakan, konsep penataan PKL di lokasi Tanah Abang akan diumumkan pada minggu depan. Saat ini, kata dia, kebijakan apa yang bakal diambil untuk masa depan PKL masih dalam tahap pengkajian. Pihaknya bakal memberikan solusi terbaik untuk mereka agar tetap bisa berdagang tanpa ada mengganggu arus lalu lintas.

Wakil Ketua Komisi A DPRD DKI yakni William Yani mendesak Pemprov DKI musti menertibkan PKL di kawasan Tanah Abang yang mengambil trotoar sebagai tempat jualan. Cara tersebut dinilainya wajib diterapkan dengan tegas, sebelum ada lebih banyak lagi pedagang ikut-ikutan. Begini Kata Sandi, Terkait Prostitusi Di Tanah Abang

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Related Search

banner 468x60

Related Posts

Leave a Reply