banner 468x60

Begini Kronologi Penipuan Terhadap Jemaah Korban First Travel

 NEWS
banner 468x60

Masih Bisa Tersenyum Meski Mereka Sudah Dijadikan Tersangka, Namun Inilah Kronologi Penipuan Terhadap Jemaah

Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate, Politik, Berita Dunia Terbaru, Foto, Video, Ulasan Teknologi, Kesehatan, Alam dan Entertainment News

Indoharian – Begini Kronologi Penipuan Terhadap Jemaah Korban First Travel

 

Indoharian, JAKARTA — Andika Surachman dan Anniesa Hasibuan adalah Pasangan suami istri telah ngotot kalau mereka tdk bersalah saat menjalani pemeriksaan di Bareskrim Mabes Polri. Namun ada beberapa kronologi penipuan terhadap jemaah yang mereka lakukan.

Brigjen Herry Rudolf Nahak selaku Direktur Tindak Pidana Umum (Dirkrimum) Bareskrim Polri telah menyebut kalau Andika dan Anniesa ini menilai perbuatan mereka tak menipu jemaah umrah itu.

“Dia pun bercerita apa yg dia lakukan. Dia tak menyadari kalau itu adalah penipuan. Sejauh ini bos First Travel masih menganggap kalau yang mereka lakukan itu tidak bersalah,” ucap Herry saat rilis pengungkapan kasus First Travel di kantornya, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (22/8/2017).

Herry pun melihat tak ada raut maupun pernyataan penyesalan dari bos First Travel ini proses pemeriksaan. “Dia pun terlihat biasa aja, bahkan terlihat senyum,” kata Herry.

Saat pemeriksaan, kata Herry, pasutri itupun menjelaskan kronologi awal bisnisnya berjalan.

Keduanya pun menolak sengaja menipu puluhan ribu calon jemaah utk memperoleh keuntungan sebesarnya guna untuk mengimbangi gaya hidup atau lifestyle keduanya.

“Mereka pun cerita kalau semua ini adalah awal dari bisnis aja,” jelasnya.

“Kalau psikis, saya nggak bisa menilai. Tapi, kalau secara fisik, OK lah,” tambah Herry.

Andika dan Anniesa pun dinyatakan telah melakukan penipuan dan penggelepan disertai dengan pencucian uang dalam bisnis perjalanan umrah yang bermodus promo murah perusahaan First Travel miliknya.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Surat Penghentian Kasus Rizieq Sudah Dikirim ke Polda, Rizieq: Mohon Dihentikan Sekarang!
Astaga!! Irwansyah Sebut Novel Baswedan IBlis
JK Tegaskan Pengembalian Uang Jamaah Tanggung Jawab First Travel

 

Kronologi penipuan terhadap jemaah ini menceritakan ternyata terdapat 58.682 calon jemaah yang menjadi korban dalam aksi jahat dari pasutri itu karena gagal berangkat ke Tanah Suci meski mereka sudah menyetorkan dana Rp 14,3 juta ditambah lagi biaya carter pesawat Rp 2,5 juta per orang.

Kepolisian telah memperkirakan kerugian calon jemaah hampir mencapai Rp 848.700.100.000.

Dari jumlah itu masih belum termasuk utang-utang yg masih belum dibayar First Travel ke sejumlah pihak.

Herry pun mengatakan, agen perjalanan itu masih belum membayar provider tiket penerbangan sebesar Rp 85 miliar. Kedua tersangka ini juga masih belum membayar 3 hotel di Mekkah dan Madinah dgn total Rp 24 miliar.

“Utang kepada provider visa utk menyiapkan visa jemaah sebesar Rp 9,7 miliar. Beberapa provider pun merasa dibohongi,” ucap Herry.

Setyo Wasisto selaku Kepala Divisi Humas Polri pun mengatakan, bagi pihak yg merasa dirugikan oleh piutang, bisa langsung mengajukan laporan secara perdata.

“Maka untuk proses perdata bisa langsung secara simultan dilakukan. Silakan para pihak yg berkepentingan bisa ajukan secara simultan,” ucap Setyo.

Didalam kasus ini, Direktur Utama First Travel Andika Surachman adalah pelaku utama dlm penipuan dan penggelapan uang ini. Ia pun dibantu oleh istrinya, Anniesa Hasibuan dan juga adik iparnya, Siti Nuraidah Hasibuan.

Modus itu adalah, yakni menjanjikan calon jemaah utk berangkat ke umrah dgn target waktu yg ditentukan. Sampai batas waktu tsbt, para calon jemaah pun tidak kunjung menerima jadwal keberangkatan.

Bahkan, sejumlah korban pun mengaku diminta untuk menyerahkan biaya tambahan supaya bisa berangkat.

Dari kronologi penipuan terhadap jemaah, kedua tersangka ini pun memberikan promosi dgn biaya yg sangat murah di bawah ketetapan Kementerian Agama, yaitu Rp 14,3 juta. Ia pun menjanjikan para pelanggannya untuk mendapatkan fasilitas VIP meski mereka hanya membayar murah.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Related Search

banner 468x60

Related Posts

Leave a Reply