Kata Mutiara Line adalah Kata-Kata Mutiara yang bertujuan untuk memberikan inspirasi melalui media online dalam bentuk gambar dan tulisan terpusat di LINE APP @vja0041t. width=

Beginilah Kronologi Pembunuhan Sadis yang Terjadi di Pulomas

 Kesehatan, Kriminal
Beginilah Kronologi Pembunuhan Sadis yang Terjadi di Pulomasby Contributoron.Beginilah Kronologi Pembunuhan Sadis yang Terjadi di PulomasBeginilah Kronologi Pembunuhan Sadis yang Terjadi di Pulomas Indoharian : Baru-baru ini warga Pulomas, Jakarta Timur pada hari selasa 27 Desember 2016 pagi digegerkan dengan Pembunuhan Sadis 11 orang. dan semua korban ditumpuk menjadi satu dsebuah kamar mandi disalah satu rumah mewah yang bernomor 7A, di jalan Pulomas Utara, jakarta Timur. para korba tersebut disekapa […]
togel online terpercaya, bandar kita, bandar online terbaik, togel online, dijamin aman

Beginilah Kronologi Pembunuhan Sadis yang Terjadi di Pulomas

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video

Beginilah Kronologi Pembunuhan Sadis yang Terjadi di Pulomas

Indoharian : Baru-baru ini warga Pulomas, Jakarta Timur pada hari selasa 27 Desember 2016 pagi digegerkan dengan Pembunuhan Sadis 11 orang. dan semua korban ditumpuk menjadi satu dsebuah kamar mandi disalah satu rumah mewah yang bernomor 7A, di jalan Pulomas Utara, jakarta Timur. para korba tersebut disekapa dalam kamar mandi yang berukuran 1,5 meter x 1,5 meter persegi.

Rumah mewah yang memiliki model minimalis itu dimiliki oleh seorang pengusaha yang diketahui bergerak dalam bidang Properti yang bernama Dodi Triono, bahkan dodi sendiri menjadi salah satu korban yang tewas dalam Pembunuhan Sadis itu. Kasus ini pertama kali diketahui oleh Sheila Putri yang merupakan teman dari anak sih korban yang bernama Diona Arika yang berusia 16 tahun,

Pada Selasa (27/12/2016), sekitar pukul 09.30 WIB, Sheila memutuskan ke rumah Dodi karena Diona tak bisa dihubungi sejak Senin (26/12/2016) sore. Padahal keduanya berencana untuk jalan-jalan pada hari Senin itu.

“Tadi pagi (Sheila) ke sini ternyata enggak ada jawaban dan pintu tidak terkunci. Sampai dia masuk ke dalam, ada rintihan di kamar mandi. Karena cewek, dia takut, berlari, langsung mencari bantuan ke sekuriti,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di lokasi kejadian, Selasa.

Setelah mengadu kesekuriti akhirnya mereka memutuskan untuk melaporkan hal ini ke pihak kepolisian yang berada tidak jauh dari sana, begitu mendaptkan laporan polisi menemani sheila untuk dilakukan pengecekan di rumah diona. Setelah dilakukan pengecekan terdengar suara rintihan yang datang dari kamar mandi, akhirnya polisi mengabil inisiatif untuk mendobrak pintu tresebut yang terkunci dari luar. Begitu pintu berhasil didobrak bertapa terkecutnya mereka melihat apa yang aa dikamr mandi tersebut.

Didalam kamar mandi itu tertumpuk 11 korban, dan polisi pun mengevakuasi korban-korban tersebut. Lima orang tewas ditempat dan satu lagi meninggal dirumah sakit. Adapun kelima korban yang tewas di lokasi adalah Dodi Triono (59), Diona Arika (16) anak pertama Dodi, Dianita Gemma (9) anak ketiga dari dari Dodi, Amelia Callista (10) yang merupakan teman dari Dianita, serta Yanto sopir Dodi.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
 Ini Kelima Korban Perampokan Tersadis di Pulomas Jakarta!!
Benda Bermirip Bom Ditemukan Dalam Tas Perempuan di Magelang 
Seorang Siswi SMA Diperkosa 8 Temannya 

Adapun korban yang selamat adalah Zanette Kalila (13) anak kedua Dodi, Emi (41), Santi (22), dan Fitriani (23) serta Windy (23), yang merupakan pembantu rumah tangga. “(Pelaku masuk) sekitar jam 3 sore, kemudian kemarin pagi-pagi (kasus pembunuhan itu) baru diketahui temannya korban,” kata Argo.

Sejauh ini, polisi masih menyimpulkan kasus tersebut murni pembunuhan sadis. Sebab, jika disertai perampokan, polisi hingga saat ini belum menemukan barang berharga yang hilang di rumah berlantai 2 tersebut. Polisi pun menduga pelaku kasus ini berjumlah tiga orang. Mereka sempat menodongkan senjata api dan tajam kepada para korban.

Hingga saat ini, polisi masih mendalami kasus tersebut dengan memeriksa closed circuit television (CCTV) dan memeriksa saksi-saksi untuk mengungkap kasus pembunuhan sadis itu.

Sementara itu, Kepala Divisi Sosialisasi Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Erlinda menduga ada dendam yang melatar belakangi kasus pembunuhan keluarga di rumah Jalan Pulomas Utara, Jakarta Timur.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

indoharian banner 468x60

Related Posts

Leave a Reply