Bima Arya Memberikan Jempol Kepada Masyarakat Bogor, Ada Apa?

Bima Arya Memberikan Jempol Kepada Masyarakat Bogor Karena Mau Menunggu Hingga Berjam-jam Untuk Mendapatkan Sertifikat Tanah

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner

Indoharian – Bima Arya Memberikan Jempol Kepada Masyarakat Bogor, Ada Apa?

 

Indoharian – Wali kota Bogor Bima Arya memberikan jempol kepada masyarakat Kota Bogor dan Kabupaten Bogor yang telah berjam-jam menunggu kedatangan Presiden Joko Widodo untuk menerima sertifikat tanah.

“Tadi pagi sudah standby mungkin jam 7-8 pagi, sebagian besar Bapak Ibu sepertinya berangkat subuh dari kediaman. Tapi walaupun harus menunggu 3-4 jam, masih setia duduk di sini menunggu akan kedatangan Bapak Presiden. Saya acungkan jempol untuk Bapak Ibu semua,” kata Bima Arya di Lapangan Bogor Nirwana Residence, Bogor, Jawa Barat, Kamis, 21 Maret 2019.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Haramkan Selfie Satu Jari, Bahaya Hukuman!!
Wiranto Mengancam Terorisme, TNI Siap Mendampingi
Mobil Dinas Bupati Pandeglang Seharga Milliaran!!!

Bima Arya memberikan jempol mengucapkan, ada 5.000 warga penerima sertifikat yang datang di hadapan Jokowi, dengan 4.000 di antaranya warga Kota Bogor dan 1.000 warga Kabupaten Bogor. Bima Arya kemudian mengatakan terima kasih kepada Jokowi karena telah memberikan kepastian kepemilikan lahan untuk masyarakat Bogor.

“Hidup ini serba tidak pasti, betul Bapak Ibu? Tetapi kalau tinggal di tempat yang membuat kita tidak pasti akan repot. Jadi kalau sertifikat sudah di tangan Insyallah kepastian hidup lebih besar,” ujarnya.

Menurut Bima Arya, sertifikat bukan hanya bukti kepemilikan, tapi juga kehidupan. Ia meyakini, dengan adanya sertifikat di tangan, kehidupan baru akan lebih cerah dan baik. Ia menceritakan bahwa pemerintah Kota Bogor sering mendapatkan kesulitan membangun rumah warga yang tidak layak karena mereka tidak punya bukti hukum atas tanahnya.

“Bapak Presiden saya sering sampaikan, jangan sampai warga Bogor kalau jalan-jalan ke Istana, ke Kebun Raya itu melihat surga dunia. Tapi begitu kembali ke rumah, rumahnya gubuk derita. Insya Allah pemerintah daerah akan meningkatkan komitmen membangun rumah tidak layak menjadi layak jika Bapak Ibu semua memiliki sertifikatnya,” kata dia.

Kemudian Presiden Joko Widodo Mengatakan “Sudah pegang semua ya? Saya ingin dapat keyakinan bahwa yang hadir 5000 orang sudah dapat. Tolong diangkat. Jangan diturunkan dulu, mau saya hitung,” kata Jokowi dalam sambutannya.

Jokowi menjelaskan alasan pemerintah membuatkan sertifikat secara cepat. Ia menceritakan bahwa masalah sengketa lahan kerap ditemukan ketika sedang berkunjung ke sejumlah wilayah di Indonesia. Konflik tanah, kata dia, umumnya terjadi karena masyarakat tidak memiliki bukti hak hukum atas kepemilikan lahannya, Bima Arya memberikan jempol.
Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *