banner 468x60

BMI: Harusnya Anies Fokus Pada Jakarta Bukan Membahas Isu Pribumi

 NEWS, POLITIK
banner 468x60

BMI: Seharusnya Anies Itu Fokus Pada Jakarta Bukan Malah Membahas Isu Pribumi

Alam dan Entertainment News ,Berita Dunia Terbaru ,Berita hari ini ,Berita Indonesia Terbaru ,Berita Terkini ,berita terupdate Foto ,Indoharian kesehatan ,Politik ,Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com ,Ulasan Teknologi ,Video

Indoharian – BMI: Harusnya Anies Fokus Pada Jakarta Bukan Membahas Isu Pribumi

 

Indoharian, JAKARTA — Organisasi Banteng Muda Indonesia (BMI) telah menilai ucapan Anies Baswedan yang merupakan Gubernur DKI Jakarta, yang sudah menyinggung tentang membahas isu pribumi dalam pidatonya setelah selesai pelantikannya kurang tepat.

Sebab menurut BMI, Anies ini seharusnya ia lebih fokus pada langkah utk membangun Jakarta bukan untuk menyinggung isu SARA yang bisa membuat masyarakat merasa kecewa.

“Kami pun sudah mengkritisi bapak Anies Baswedan, gubernur terpilih ini sudah saatnya harus membangun Jakarta untuk menjadi lebih baik lagi. Dengan merajut hal-hal di dalam pilkada kemarin yg sudah mencoreng, jadi bukan saatnya untuk membicarakan yang menyinggung tentang pribumi seperti itu,” ucap Pahala Sirait selaku Kepala Departemen Pidana Hukum dan HAM DPD Banteng Muda Indonesia DKI Jakarta, kepada wartawan sebelum ia masuk ke Gedung Bareskrim, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (17/10/2017) malam.

BMI pun telah melaporkan Anies Baswedan ke Bareskrim dalam terkait pidatonya yang menyinggung tentang pribumi setelah selesai pelantikan Gubernur DKI Jakarta yang bertempat di Balai Kota tadi malam yang mengandung kata-kata pribumi.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
HOT NEWS: Soal Pidato Pribumi, Anies Dilaporkan ke Bareskrim
Program Gubernur DKI Terpilih, KPR Nol Persen Bisa Segera Dijalankan!
WTF!!! Terkait Kata Pribumi, Begini Kata Bang Anies

 

Karena menurut Pahala, pelaporan Anies membahas isu pribumi ini bisa menjadi pelajaran yang lebih baik lagi bagi kepala daerah utk tak lagi menyinggung masalah pribumi. Sebab menurutnya hal ini bisa menyebabkan hal konflik di masyarakat.

“Ini yang menjadi pelajaran bagi kepala daerah yg akan berorasi, kedepannya tak lagi mengucapkan adanya pribumi dan non pribumi. Lantaran dibalik itu sangat bisa menimbulkan konflik antar suku, ras, budaya dan agama,” tambah Pahala.

Anies pun diduga telah melanggar Instruksi Presiden Nomor 26 Tahun 1998. Inpres ini telah melarang penggunaan kata pribumi dan non-pribumi di dalam penyelenggaraan kebijakan, perencanaan program, sampai dengan penyelenggaraan pemerintah.

Mengenai Anies membahas isu pribumi. Bukan hanya Inpres tersebut, BMI pun telah melaporkan Anies Baswedan dengan dugaan pelanggaran pasar UU No 40 tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Related Search

banner 468x60

Related Posts

Leave a Reply