banner 468x60

Bule Cantik Tanpa Busana Dicapit Kepiting Dibagian Vagina

 NEWS, WISATA
banner 468x60

Wanita Cantik Berjemur Tanpa Busana di Pantai Changi

Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate, Politik, Berita Dunia Terbaru, Foto, Video, Ulasan Teknologi, Kesehatan, Alam dan Entertainment News

Wanita Cantik Berjemur Tanpa Busana di Pantai Changi

 

IndoHarian – Seorang wanita berumur 28 tahun dari Pasir Ris, Singapura, harus mendapat perawatan medis pada bagian kelamin. Gara-garanya, dia diserang kepiting saat berjemur tanpa busana di Pantai Changi.

Seorang ahli biologi kelautan memberikan komentar terhadap kasus ini. Ia berpendapat, kepiting tersebut mungkin salah membedakan bentuk vagina dengan tiram yg memang menjadi makanannya.

Sejumlah laporan media lokal mengatakan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada suatu sore di bagian pantai yg nyaris terbengkalai.

Wanita tersebut sedang bersama dengan dua orang temannya, mereka merasa mendapat kesempatan bagus utk berjemur tanpa berpakaian, walaupun hal seperti itu sudah dilarang di Singapura.

Meski ada aturan yg ketat, wanita – wanita ini menjelaskan kepada para wartawan bahwa, ketika tak ada orang-orang lain, mereka terkadang berjemur tanpa busana supaya warna kulitnya menggelap (tanning) secara merata atau keseluruhan.

 

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Sungai Karang Mumus Akan Menjadi Kebun Binatang Alami, Hanya dengan..
Ini Pesan Gubernur Bali Tentang Pentingnya Pancalila, Jangan Hanya…
Kepiting Saus Padang yang Menggugah Selera, Ingin Tahu Resepnya?

 

“Kami baru 15 menit di pantai tersebut dan saya sudah tertidur. Saya terbangun ketika kawan saya menjerit karena ada sesuatu yg menggigitnya,” kata seorang di antara mereka.

“Dia melihat ke arah bawah dan kaget melihat ada seekor kepiting menggantung di bagian bawah tubuhnya.”

2 wanita tersebut kemudian berusaha menolong melepaskan kepiting dari kawan mereka, kemudian memberikan pertolongan pertama sampai bantuan datang.

“Kami berdua sedikit malu melihat tempat yang digigit kepiting itu, tapi kami mengabaikannya supaya bisa membantu teman kami.”

Para wanita itu menceritakan kepada awak media bahwa mereka khawatir capit kepiting tersebut beracun, sehingga mereka bergantian menyedot racun dari lukanya.

“Kami tak mengetahui apakah jenis kepiting tersebut beracun, jadi, utk keamanan, kami berupaya membersihkan luka.”

Wanita korban gigitan tersebut mendapat perawatan untuk capitan itu dan diduga akan sembuh dgn hanya sedikit bekas luka. Namun demikian, dampak psikologis capitan kepiting pada kelamin mungkin akan bertahan lebih lama.

“Kami telah menasihatinya utk tidak lagi berjemur tanpa busana,” menurut salah satu anggota tim medis.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

banner 468x60

Related Posts

One Response

  1. numpang lewatJune 10, 2017 at 1:54 amReply

    ada2 aja

Leave a Reply