sakuratoto

Cadangan Devisa Tergerus Karena Dolar Naik

 NEWS
Alternatif Link Ligaasiapoker

Cadangan Devisa Tergerus Karena Stabilitasi Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner

IndoharianCadangan Devisa Tergerus Karena Dolar Naik

 

IndoharianCadangan Devisa Tergerus seiring membesarnya kebutuhan untuk stabilisasi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Bank Indonesia (BI) menyatakan posisi cadangan devisa Pemerintah yang tersimpan di BI pada akhir April 2018 sebesar 124,9 miliar dolar AS, lebih rendah dari posisi akhir Maret 2018 sebesar 126 miliar dolar AS.

Bank sentral menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.

Cadangan Devisa Tergerus pada Maret 2018 terutama dipengaruhi oleh penggunaan devisa untuk pembayaran utang luar negeri pemerintah dan stabilisasi nilai tukar rupiah di tengah meningkatnya ketidakpastian pasar keuangan global.

Dia mengungkapkan, menurunnya cadangan devisa karena digunakan bank sentral untuk menstabilkan nilai tukar rupiah yang belakangan merosot.

Jika kondisi mendesak BI bisa naikkan bunga acuan 25-50 bps.

Kenaikan bunga acuan diharapkan bisa menaikkan return instrumen investasi di Indonesia sehingga dana asing tidak melanjutkan capital flight

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Ujaran Kebencian Amien Berakhir Di Jeruji Besi!
Ucap JK, Cuti Ditambah Pengusaha Untung! Ini sebabnya
Karena Kesal, PPP Menuntut Amien!

 

Ke depan, BI memandang cadangan devisa akan tetap memadai didukung oleh terjaganya keyakinan investor terhadap prospek perekonomian domestik yang membaik dan kinerja ekspor yang positif.

Gubernur BI Agus Martowardojo menyebut tekanan terhadap nilai tukar rupiah berpotensi semakin menguat di kuartal II tahun ini.

Penyebabnya, kebutuhan pemerintah dan swasta akan dolar AS membesar untuk membayar dividen dan bunga ke luar negeri.

Day range rupiah berada di kisaran Rp 14.004 hingga Rp 14.053 per dolar AS. Sementara, pelemahan rupiah sejak awal tahun sebesar 3,29 persen.

Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 7,9 bulan impor atau 7,7 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor, sekarang Cadangan Devisa Tergerus oleh Dollar.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

totokita

Related Posts

Leave a Reply