Cari Pengganti Wagub, Status Anies Membingungkan!

Status Anies Membingungkan, Pilih PKS Atau Gerindra

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kulinerAlam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner

Indoharian – Cari Pengganti Wagub, Status Anies Membingungkan!

 

Indoharian –  Wakil Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD DKI Jakarta Iman Satria untuk memilih menjadi sebagai kader Gerindra ataupun PKS. Saat ini Status Anies Membingungkan.

Iman bilang bahwa kedudukan Anies itu diperlukan untuk mengakhiri polemik perebutan kursi DKI, 2 diantara nya Gerindra dan PKS. Posisi itu saat ini masih kosong setelah ditinggal oleh seorang Sandiaga Uno yang menjadi bakal cawapres Pak Prabowo Subianto di Pilpres 2019.

“Tanya dulu sama Pak Anies, Pak Anies kan memang dari dulu malu-malu. Pak Anies, supaya orang enggak menjadi bingung, Pak Anies ini warnanya apa sih?” tanya Iman saat dihubungi, “Kamis (23/8/2018).

Iman menyebut bahwa Gerindra adalah partai yang sangat tepat untuk mengajukan nama penggati seorang Sandiaga Uno. Pasalnya Sandi adalah kader Gerindra, meski sampai saat ini sudah keluar secara resmi.

Status Anies Membingungkan dinilai menambah runyam bursa cawagub DKI. Iman juga menyebut Anies selama ini lebih merepresetasikan PKS.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Beri Hadiah 1 Miliar, Sri Mulyani Diserang Netizen!
Relawan Gatot Dukung Jokowi, Ketua Umum RSPN Angkat Bicara
Mahfud MD Tentukan Pilihan Pada Pilpres 2019

 

“Kalau nanti diminta lagi PKS, terus Pak Anies representasi PKS, semua jadi PKS dong. Itu kan tidak pemerintahan yang bagus,” ujar dia.

Iman juga menyampaikan surat kesepakatan diantara Gerindra dan PKS soal pengganti Sandi yang sangat tidak sah.

Surat yang berisikan dua nama kader PKS, yaitu Mardani Ali Sera dan Nurmansjah Lubis dinilai cacat dalam hukum.

“Secara administrasi apa mau diterima sama orang DPRD? Sangat belum tentu diterima, partai pengusung itu harus komplit yang harus tanda tangan, ketua dan sekretaris,” Iman menjelaskan.

Posisi Wakil Gubernur DKI Jakarta saat ini sedang kosong setelah Sandiaga Uno maju menjadi wapres 2019-2024 bersama dengan Prabowo Subianto.

Kursi DKI 2 menjadi rebutan partai pengusung, Gerindra dan PKS. Bahkan Ketua DPD DKI Jakarta Gerindra Muhammad Taufik menyebutkan sempat dipaksa PKS menandatangani surat kesepakatan nama untuk menjadi pengganti Sandiaga Uno.

PKS saat ini meminta jatah untuk pengganti Sandi sebagai syarat dukungan terhadap Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di pemilu 2019.

“Saya tanda tangani saja supaya tidak ramai di VIP room,” ucap Taufik saat dihubungi, Kamis (23/8/2018)

Saat Status Anies Membingungkan akan membuat suasana menjadi runyam dalam bursa cawagub DKI Jakarta.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *