Dalang Tabloid Indonesia Barokah Adalah Rasis Ini Buktinya!

Dalang Tabloid Indonesia Barokah Sudah DI Ketahui

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kulinerAlam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kulinerAlam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kulinerAlam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner
Indoharian – Dalang Tabloid Indonesia Barokah Adalah Rasis Ini Buktinya!

Indoharian Dalang Tabloid Indonesia Barokah Ketua Tim Kampanye Jokowi-Ma’ruf Amin Daerah Jawa Barat Dedi Mulyadi angkat bicara terkait terbitnya tabloid Indonesia Barokah di wilayah Jawa Barat yang sudah diduga telah melakukan sebuah pelanggaran penyebaran hoaks di tengah-tengah masa kampanye Pilpres 2019. Dedi mengimbau kepada masyarakat yang khususnya para pendukung dari pasangan capres-cawapres bernomor urut 01 agar tidak mempedulikan isi dari dalam tabloid Indonesia Barokah.

“Masyarakat Indonesia itu sudah berakal sehat. Tabloid Indonesia Barokah itu hanya sebagian dari kegaduhan yang kita tidak perlu tanggapi serius,” kata Dedi di Hotel Plaza, Purwakarta, Kamis (24/1/2019).

Meski belum tahu isi dalam tabloid tersebut, Dedi mengatakan, opini yang dibangun di dalam tabloid Indonesia Barokah tidak akan bisa memengaruhi pendukung pasangan capres-cawapres nomor urut 01 maupun pendukung pasangan capres-cawapres nomor urut 02.

“Hari ini opini sudah tidak memengaruhi lagi. Paslon nomor satu sudah tidak ingin mendengar opini yang dibangun paslon nomor dua, berita apa pun yang dibuat paslon nomor dua, nomor satu tidak akan percaya. Kita meyakini bahwa masyarakat sudah punya ketahanan budaya, ketahanan pilihan, dan juga saya yakin pemilih Pak Jokowi sudah memiliki ketahanan,” tuturnya.

Dedi pun mengaku tidak khawatir jika nantinya pasangan capres-cawapres yang didukungnya yakni Jokow-Ma’ruf Amin terkena imbas buruk dan juga terdegradasi akibat dari keberadaan tabloid yang diduga Berisikan hoaks tersebut.

“Bukan masalah khawatir, tapi saya tidak suka siapa pun melakukan tindakan tindakan yang menodai demokrasi yang kita junjung,” ujarnya.

Selain itu, Dedi juga mendukung langkah aparat penegak hukum khususnya Badan Pengawas Pemilu yang saat ini sedang mengusut dugaan penyebaran berita hoaks didalam tabloid Indonesia Barokah.

“Terhadap seluruh aparat negara baik aparat penyelenggara pemilu maupun aparat penyelenggara negara, dari kelompok mana pun, apabila ada berbagai berita kemudian media yang di dalamnya menjelekkan, menghujat, memfitnah siapapun, baik pasangan 01 atau 02, saya bersepakat untuk berani ambil tindakan hukum,” katanya. Dalang Tabloid Indonesia Barokah.

Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno telah diduga mengetahui sosok di balik penerbitan berita tabloid Indonesia Barokah. Hal itu telah diketahui melalui penyelidikan yang dilakukan tim teknologi informasi BPN terhadap situs dari indonesia barokah.

“Itu kan melanggar aturan apalagi itu mengirim ke masjid. Saya harap jangan dikirim ke masjid. Semua tabloid yang telah dikirim masjid-masjid itu harap dibakar saja, siapa yang terima itu,” kata JK di Hotel Sahid Jaya, Jakarta, Sabtu, 26 Januari 2019.

JK yang juga menjabat sebagai Ketua Umum di DMI juga mengimbau agar masjid tidak dijadikan tempat sarana untuk membuat dan juga menyebarkan hoaks. Ia juga mengaku sudah memerintahkan para pengurus DMI di berbagai daerah untuk tidak menerima tabloid itu.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Suku Dayak Dukung Jokowi, Majelis Adat Dayak Nasional Telah Mendeklarasikan Akan Mendukung Jokowi Pada Saat Pilpres 2019
Prabowo Mendominasi Madura Jokowi Tidak Memiliki Kesempatan!
Ustadz ABB Batal Bebas Karna Tidak Sejalan Dengan Pancasila!

Menurut JK, konten tabloid itu juga sama bahayanya dengan tabloid Obor Rakyat yang pernah beredar saat Pemilihan Presiden 2014. “Jangan seperti Obor Rakyat zaman dulu, itu kan masuk penjara. Dihukum itu kan,” kata JK.

Tabloid Indonesia Barokah yang telah tersebar merupakan edisi pertama dengan tajuk “Reuni 212: untuk Kepentingan Umat atau Kepentingan Politik?”. Halaman depan dari surat kabar yang telah tayang pada Desember 2018 itu juga menampilkan karikatur orang yang memakai sorban dan memainkan dua wayang.

Menteri Agama Lukman Hakim Saiffudin juga telah mengimbau agar rumah ibadah tidak untuk dijadikan tempat peredaran tabloid politik. Ia juga mengatakan, rumah ibadah harus tetap terjaga kesuciannya sebagai tempat untuk menjalankan kewajiban beribadah. “Katakanlah, dikotori atau diganggu dengan aktivitas politik praktis, bisa berpotensi membelah jamaah atau umat (mengadu domba),” kata Lukman di Istana Wakil Presiden pada hari Jumat, 25 Januari 2019. Dalang Tabloid Indonesia Barokah.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *