Diduga Menjadi Penyandang Dana Pemberontak, Putri Saddam Husein Diburon Pemerintah

Putri Saddam Husein Diburon Karena Telah Menjadi Penyandang Dana Pemberontak

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner

Indoharian – Diduga Menjadi Penyandang Dana Pemberontak, Putri Saddam Husein Diburon Pemerintah

 

Indoharian – Tak banyak yang tahu bahwa mantan pemimpin Irak, Saddam Husein memiliki seorang putri yang tangguh, dengan julukannya ‘Little Saddam’ kini Putri Saddam Husein Diburon oleh para Interpol.

Pemerintah Irak telah menempatkan nama putri Saddam Husein, Raghad, dalam daftar orang yang paling di cari, bersama dengan 59 orang lainnya.

Pada tahun 1983, Raghad menikah dengan seorang pria yang bernama Hussein Kamel al-Majid.

Pria yang dinikahi Raghad adalah seorang pembelot tingkat tinggi.

Hussein Kamel yang tak lain adalah menantu Saddam itu menjadi pembelot tingkat tinggi karena diduga telah membagikan informasi persenjataan rahasia Irak pada dunia barat.

Hussein membocorkan informasi persenjataan Irak dengan sebuah organisasi mata-mata UNSCOM, CIA, dan MI6.

Hal inilah yang menjadi penyebab tumbangnya kekuasaan Saddam di Irak.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Pertama Kalinya Honda Kenalkan RS Small Mobil Berkonsep Sporty
Suzuki Ertiga Sah Diluncurkan Oleh PT Suzuki Indomobil Sales
Wiranto Memilih Bungkam dan Hujat Komentar Tentang Demokrat!

 

Hussein Kamel dinyatakan menjadi pengkhianat, Saddam Husein sendiri juga sudah memaafkan Kamel dan juga saudaranya.

Kamel dan saudaranya telah kehilangan semua status dan tak akan menerima perlindungan dari apapun.

Pada 2 Juli 2006, penasehat keamanan nasional Irak Muwaffaq al-Rubaie menyatakan bahwa Putri Saddam Husein Diburon bersama dengan ibunya Sajida Talfah.

Mereka di buron karena telah mendukung pemberontakkan di Irak.

Perdana Menteri Yordania, Marouf al-Bakhit, membuat sebuah pernyataan yang mengejutkan bahwa Raghad sedang berada dibawah perlindungan keluarga kerajaan Yordania.

Perdana Menteri itu juga mengatakan bahwa keberadaan Raghad Saddam Husein dan anak-anaknya di Yordanian diakui sebagai tamu keluarga kerajaan Hasemite (Raja Abdullah II).

Pada 30 Desember 2006, ayah Raghad di eksekusi di Irak, sebelum di ayahnya dieksekusi, Raghad meminta agar mayat ayahnya sementara dikuburkan di Yaman, sampai pasukan koalisi diusir dari Irak.

Dengan julukan ‘Little Saddam’, Raghad disebut sebagai penjaga kekuasaan ayahnya.

Karena di duga menjadi penyandang dana bagi para pemberontak, kini Putri Saddam Husein Diburon oleh pemerintah bersama ibunya.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *