Kata Mutiara Line adalah Kata-Kata Mutiara yang bertujuan untuk memberikan inspirasi melalui media online dalam bentuk gambar dan tulisan terpusat di LINE APP @vja0041t. width=

Ditolak Warga Ciracas, Ahok Jalan Santai Dan Cuek Aja

 Politik
togel online terpercaya, bandar kita, bandar online terbaik, togel online, dijamin aman

Ditolak Warga Ciracas, Ahok Jalan Santai Dan Cuek Aja

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video

Ditolak Warga Ciracas, Ahok Jalan Santai Dan Cuek Aja

IndoHarian – Basuki Tjahaja Purnama atau yang biasanya akrab dengan Sebutan Ahok, tidak terlalu memusingkan terhadap insiden penolakan saat dirinya hendak mengunjungi warga Jalan Centex, Ciracas, Jakarta Timur.

“Cuek aja. Toh warga yang mau foto juga lebih ramai. yang nolak berapa orang?” kata Ahok, usai lakukan blusukan singkatnya di lokasi. Mantan wakil gubernur era Joko Widodo itu menilai, warga yang menolaknya bukan warga asli penduduk setempat.

“Cuekin aja, kecuali kalau warga nolak, saya juga nggak bakal dateng. kan warga (warga asli) nggak ada yang nolak, Iya kan beda tempat. kita tanya mereka, kalau mereka penduduk lokal kasihan nanti kalau kita tinggal (takut bentrok antar warga),” jelas Ahok saat di wawancarai.

Lagian Ahok berdalih tidak ingin menemui warga yang menolak dirinya, dikarenakan menurut mantan Bupati Belitung Timur itu mereka bukan penduduk di lokasi tersebut. Jika ada warga yang menolak kedatanganya membuat anarkis dan terjadi baku hantam dan sampai ada korban, kata Ahok, bisa terkena sanksi pidana sesuai ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia ini.

Ditolak Warga Ciracas, Ahok Jalan Santai Dan Cuek Aja

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Ini Kata Warga Jakarta Jika Ahok Ditetapkan Menjadi Tersangka
Ahok Akan “FIGHT” jika Ditetapkan Jadi Tersangka
Ahok Bisa Lolos dari Perkara, Simak Penjelasan Berikut

 

“ya mereka nggak boleh melarang orang kampanye. Kan ada Undang Undangnya juga, mereka bisa dipidana 6 bulan,” jelasnya. Adapun Undang-undang yang dimaksud Ahok, ialah pasal 187 Ayat (4) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota menjadi Undang-Undang.

“Setiap orang yang dengan sengaja mengacaukan, menghalangi, atau mengganggu jalannya Kampanye, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 (satu) bulan atau paling lama 6 (enam) bulan dan/atau denda paling sedikit Rp 600.000,00 (enam ratus ribu rupiah) atau paling banyak Rp 6.000.000,00 (enam juta rupiah)”.

Dari hasil pantauan, meskipun mereka ditolak sebagian warga, Ahok masih menyempatkan dirinya bertemu warga. Ahok yang direncanakan mengunjungi warga Centex, hanya berlangsung singkat. Sekitar 20 menit Ahok berkeliling dan menyempatkan dirinya untuk menyapa dan berfoto.

Pada saat bersamaan warga menggelar aksi penolakan terhadap calon gubernur nomor urut dua tersebut. Mereka meneriaki Ahok untuk segera lekas pergi dari kampung Centex.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

indoharian banner 468x60

Related Posts

Leave a Reply