Elektabilitas Salim Segaf Meledak Melewati Anies!!

Elektabilitas Salim Segaf Menjadi Pertimbangan Dalam Menjadi Cawapres Prabowo

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kulinerAlam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner

IndoHarian – Elektabilitas Salim Segaf Meledak Melewati Anies!!

 

IndoHarian – Nama ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri menjadi salah seorang kandidat kuat cawapres bagi Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto yang merupakan hasil dari rekomendasi Ijtimak Ulama. Seberapa kuatkah elektabilitas Salim Segaf Bila nanti dia maju di pilpres 2019?

Dalam berbagai survei elektabilitas capres atau cawapres, nama Salim Segaf memang sangatlah jarang sekali terdengar. Pada beberapa survei, hasil elektabilltas Salim juga sangat kecil.

Seperti pada hasil Media Survei Nasional (Median) terakhir, elektabilitas Salim masih rendah. Untuk posisi cawapres, elektabilitas Salim Segaf pun masih berada pada posisi ke dua puluh lima dengan perolehan angka 0,2%. Pada posisi pertama terdapat Anies Baswedan, yang memperoleh angka sebesar 10,5%, kemudian disusul oleh Muhaimin Iskandar ( Cak Imin) dengan angka perolehan sebesar 9,3%, dan pada urutan yang ketiga diduduki oleh Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan perolehan angka sebesar 8,1%.

Selain dari Salim, satu kandidat cawapres Prabowo rekomendasi Ijtimak Ulama yaitu Ustaz Abdul Somad. Nama Somad sempat juga masuk kedalam survei dalam bursa pilpres, tetapi belakangan ini sudah tidak lagi terdengar.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Tak Direkomendasikan Ulama Jadi Capres, Karena Hal Ini
Beginilah Kesepakatan Prabowo-SBY Yang Sudah Resmi
Hasil PD Jumpa Dengan PKS Sangat Tidak Terduga!!

 

“Survei tahun lalu ada yang sebut, cuma karena Abdul Somad juga tegas menyatakan mau fokus membangun moral umat, publik tidak lagi menyebut nama Abdul Somad dalam capres-cawapres,” terang Direktur Eksekutif Median Rico Marbun.

Dia juga memberi penilaian bahwa rekomendasi dari Ijtimak Ulama untuk cawapres tidak sesuai dengan elektabilitas saat ini. Dua tokoh tersebut dinilai oleh Rico tak memiliki elektabilitas yang cukup. “Seharusnya Ijtimak Ulama memperkokoh koalisi oposisi, bukannya malah memecah koalisi oposisi. Aneh, seharusnya mereka tiru Jokowi,” lanjutnya.

Hal yang sama pun disampaikan oleh LSI Denny JA. Peneliti LSI Denny JA, Ardian Sopa, menyebut elektabilitas dari Salim Segaf masih sangat rendah, Demikian pula dengan Ustaz Somad, yang meskipun masuk dalam bursa pilpres, masih belum memiliki angka yang signifikan.

Dia tidak terlihat oleh banyak orang yang suka pada Salim Segaf ataupun Somad. Tetapi, menurut Ardian, rasa suka saja tak cukup untuk bisa berhasil dalam kontestasi pemilu. Meski demikian, bukan berarti Salim juga Ustaz Somad tak bisa menyumbangkan suara bagi Prabowo apabila nantinya dibawa maju dalam pilpres 2019. Apalagi untuk Salim, sebagai pimpinan tertinggi, sudah bisa menggerakan mesin partainya.

“Dua-duanya punya basis massa riil ya, kita tahu Pak Salim sebagai ketua partai PKS, tentu di PKS punya basis massa yang kuat. Kemudian, kalau dilihat dari segi timur-barat, Pak Salim dianggap mewakili timur, kemudian Prabowo nasionalis, Pak Salim islamis, bisa juga sedikit-banyak menambah kekuatan Pak Prabowo,” jelasnya.

“Pak Salim, keuntungan memang dia punya mesin partai yang sudah terbukti baik kemarin di Jabar, Jateng, dan daerah lainnya. Tinggal menunggu komando saja,” lanjut Ardian.

Walaupun Salim Segaf sering disebut-sebut tetapi dirinya masih kalah dengan Ustaz Somad dari segi popularitas. Tetapi, menurut Ardian,  Salim menang dari sisi mesin partai.

Sebelum itu, Prabowo berbicara tentang hasil rekomendasi Ijtimak Ulama.

Meski Menyatakan telah siap mempertimbangkannya, dia menegaskan cawapres tetap akan diputuskan melalui partai koalisi.

Elektabilitas Salim Segaf masih dipertanyakan untuk menjadi cawapres pendamping Prabowo pada pilpres 2019.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *