banner 468x60

Fahri Hamzah Bangga Dengan Sulawesi Utara, karena..

 NEWS, POLITIK
banner 468x60

Fahri Hamzah: Sulawesi Utara Jadi Simbol Keterbukaan dan Kerukunan Negara

Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate, Politik, Berita Dunia Terbaru, Foto, Video, Ulasan Teknologi, Kesehatan, Alam dan Entertainment News

Fahri Hamzah: Sulawesi Utara Jadi Simbol Keterbukaan dan Kerukunan Negara

 

IndoHarian – Mengenakan jaket hitam dengan berpaduan topi warna gelap, Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah menyusuri garbarata utk masuk pesawat Garuda Indonesia GA 601 yg akan menerbangkannya kembali ke Jakarta.

Raut wajah Fahri terlihat tegang. Banyak agenda di Manado yang ia  batalkan menyusul aksi massa yg menolak akan kehadirannya di Manado, Sabtu (13/5/2017).

Bahkan hanya untuk keluar bandara dan kembali masuk bandara, Fahri Hamzah harus dievakuasi melalui jalur khusus.

Fahri pun tidak berkomentar banyak soal aksi penolakan terhadap dirinya tersebut.

Fahri Hamzah dianggap sebagai sosok yg sering mengumbar pernyataan-pernyataan yang memicu tindakan intoleran.

Dia hanya menekankan bahwa sebuah dialog penting utk dibangun.

“Bangsa kita sudah terlalu besar, kompleks dan tidak bisa disederhanakan. Maka sebaiknya kita tempuh jalur dialog,” tutur Fahri.

 

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
DiTolak Masuk Manado, Fahri Hamzah Akhirnya Pulang
Veronica Koman Dipolisikan karena
Pengamat Hukum Sebut Tidak Seharusnya Ahok Ditahan Usai Vonis

 

Sebelum ia kembali terbang ke Jakarta, Fahri sempat menggelar pertemuan dgn Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, Wakil Gubernur Steven Kandouw dan para pejabat serta sejumlah tokoh di dalam ruang CJ Rantung Kantor Gubernur Sulut.

Dalam pertemuan tersebut, Fahri Hamzah menyampaikan ceramah tentang kondisi saat ini yang dihadapi bangsa.

Dia menyebut, pada akhir – akhir ini isu agama menjadi sebuat dilema di masyarakat luas. Menurut Fahri, bahwa agama tidak bisa diintervensi karena sifatnya terlalu privat.

Selama ini, ia mengatakan, agama dipolitisasi sehingga terjadinya konflik.

Padahal yg menjadi penyebab konflik itu adalah politik itu sendiri yg memutarbalikkan fakta – fakta yang ada.

“Politik lah sumber dari konflik,” ucapnya.

Di sisi lain, reformasi dan demokrasi di Indonesia semakin terus berkembang, sehingga menurut Fahri, siapapun dapat melakukan apapun dengan secara bebas.

Dia kemudian bangga dgn Sulawesi Utara karena menjadi simbol keterbukaan dan kerukunan di bangsa ini.

Dalam isi pidatonya, Fahri juga menyinggung tentang hal korupsi yg semakin terang – terangan di Indonesia.

Menurut Fahri Hamzah, dulu orang yg terlibat korupsi itu terbatas, sementara sekarang banyak orang terlibat dan korupsi telah seperti menjadi kebiasaan.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Related Search

banner 468x60

Related Posts

Leave a Reply