sakuratoto

Fahri Hamzah Kritik Megawati Karena Dinilai Terlalu Berlebihan

 NEWS, POLITIK
Iklan Ads

Fahri Hamzah Kritik Megawati: Saya Kira Kritiknya Ibu Mega dan Pak SBY Itu Benar

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kulinerAlam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner

IndoharianFahri Hamzah Kritik Megawati Karena Dinilai Terlalu Berlebihan

 

Indoharian – Politikus asal partai PKS Fahri Hamzah kritik Megawati dan menilai kritik yang sudah di sampaikan dari Ketua Umum partai PDIP Megawati Soekarnoputri dan juga Ketua Umum dari partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kepada calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto, penting untuk meningkatkan bobot dari kampanye Pilpres yang akan di selenggarakan pada tahun 2019 yang akan mendatang.

“Saya mengira Fahri Hamzah kritik Megawati atau Ibu Mega dan Pak SBY itu, concern-nya sama, bahwa Pak Prabowo sebagai kandidat harus lebih aktif,” ucap Fahri di kompleks parlemen, Jakarta, Jumat (16/11/2018).

Fahri menyebutkan kalau Prabowo harus mulai mengefektifkan kampanye dengan berani beradu data dengan calon petahana yaudah seorang Presiden Joko Widodo.

Beberapa data yang sudah diklaim dan telah disampaikannya kepada publik, seperti dalam penanganan bantuan bencana di Nusa Tenggara Barat (NTB) hingga persoalan nasib pegawai honorer.

Namun, Fahri menyayangkan tim Prabowo tidak dapat untuk menindaklanjuti masalah tersebut atau memberi data yang komprehensif dalam persoalan lain.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Gerindra-Demokrat Saling Sindir Karena Janji Prabowo Disinggung
Film Ahok Dirilis, Sandiaga Berharap Nobar Bersama Prabowo dan Jokowi-Ma’ruf
Persiapan Olimpiade Sesudah Pilpres, Indonesia Jadi Tuan Rumah Lagi?

 

“Coba kalau yang kayak begini dijurubicarai Pak Prabowo atau istilahnya penantang, itu ya akan lain ceritanya,” ucapnya.

Selama ini, Fahri menilai juru bicara dari seorang Prabowo yang cukup vokal hanya Fadli Zon. Anggota dewan lain dinilai belum aktif untuk menyodorkan data pembanding dengan capaian pemerintah.

Kritik lainnya adalah soal pembagian tugas dari Prabowo dan Sandiaga Uno. Menurut dirinya, bagaimanapun Sandiaga tidak dapat untuk menggantikan peran dari seorang Prabowo yang merupakan seorang calon presiden.

“Kata Pak SBY, superstar dari penantang yaitu Pak Prabowo. Saya kira ini yang harus di-manage. Jadi tantangan untuk seorang Bu Mega dan komentar Pak SBY penting bagi kubu penantang untuk meningkatkan modus dari pertarungan ini agar lebih efektif,” ucapnya.

Untuk itu, Fahri juga meminta untuk seorang Prabowo lebih aktif dalam menjawab begitu banyak persoalan-persoalan bangsa, dengan beradu data dengan petahana. Hal ini ucap dirinya akan meningkatkan kualitas kampanye daripada sekedar membuat gimmick.

“Kalau tidak ditantang ya petahana santai-santai saja. Ya sontoloyo, genderuwo. Karena dia tidak ditantang dengan konten. Akhirnya main gimmick. Itu yang saya sayangkan. Jadi pertarungan ini harus diangkat derajatnya pada pertarungan data, narasi yang betul-betul berisi. Sehingga rakyat betul-betul dapat manfaatnya,” ucap seorang Fahri.

Sebelumnya, SBY melalui akun Twitter miliknya mengingatkan saat sekarang ini yang dibutuhkan masyarakat adalah tawaran solusi serta program dan kebijakan dalam menjalankan pemerintahan lima tahun mendatang.

Selama kampanye satu bulan yang sudah di jalani, SBY belum melihat penjabaran visi, misi dan program yang dipaparkan Prabowo.

Setali tiga uang, Fahri Hamzah kritik Megawati dalam pidatonya di depan caleg PDIP dan juga menyindir belum pernah mendengar tawaran program Prabowo-Sandi selama masa kampanye.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

totokita3

Related Posts

Leave a Reply