Fahri Memprotes Polisi, Polisi Bawa Senjata Ke Unri!

Fahri Memprotes Polisi Telah Membawa Senjata Masuk Dalam Tempat Akademik Pekanbaru

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kulinerAlam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner

IndoHarian – Fahri Memprotes Polisi, Polisi Bawa Senjata Ke Unri!

 

IndoHarian – Fahri memprotes polisi lantaran membawa senjata saat melakukan pengeledahan terduga teroris di Universitas Riau (Unri) di Pekanbaru. Menurut Fahri, senjata yang masuk dalam kampus seperti kejadian pada zaman Orde Baru (Orba).

Hal tersebut seperti yang telah disampaikan Fahri dalam akun Twitter-nya @Fahrihamzah, pada hari Sabtu (2/6/2018) pukul 19.40 WIB. Bahkan dalam akunya Fahri turut men-tag akun Twitter Presiden Joko Widodo @jokowi, yang menyebutkan bahwa Jokowi tak pernah menjadi aktivis.

“Pak @jokowi, ini jangan dibiarkan, kalau senjata laras panjang sudah masuk kampus, kita telah kembali ke zaman batu! Mungkin bapak tidak pernah menjadi aktivis. Maka bapak biarkan kejadian ini. Ini perang dengan mahasiswa!” ucap Fahri dalam akun Twitternya.

Cuitan itu telah dicuitkan ulang hingga sebanyak 423 kali dan telah disukai 503 orang. Kemudian Fahri mencuit lagi, yang menyinggung bahwa Jokowi tak memiliki kemampuan untuk memahami permasalahan didalam bangsa.

“Ini sebenarnya soal diameter ukuran otak pemerintahan dan presidennya. Tidak lebih. Presiden @jokowi tidak punya kemampuan memahami kompleksitas Indonesia. Itu masalahnya. Dan otak mini sekarang jadi wabah. Menjalar ke mana-mana. #SaveKampus #SaveUNRI,” lanjut Fahri.

Lanjut Fahri memprotes polisi, menurut dirinya mimbar akademik telah dirusak oleh negara. Setiap cuitannya, Fahri memakai tagar #SaveKampus.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Jokowi Melakukan Pertemuan Amien di Jogja, Ini Alasannya
KPK Menolak RUU KUHP, Ada Apa???
Mahfud Menjawab Kritikan Kontoversi Gaji BPIP

 

“Kalau musuh pak @jokowi dia akan dorong represi kepada kampus yang lebih ganas dari era orde baru seperti sekarang ini sehingga tak ada 1 pun kampus yang akan mau menerima presiden lagi. Bagus! Tapi Sadarkah bahwa negara sedang merusak mimbar akademik kita? #SaveKampus,” ungkapnya.

Tambah Fahri, kampus, rumah sakit, dan juga parlemen merupakan tempat yang tak boleh sampai ada senjata. Menurut dirinya, setiap orang di kampus tak boleh membawa senjata.

“Kampus, parlemen, rumah sakit merupakan tempat yang harus bersih dari senjata. Apalagi senjata laras panjang. Siapa juga termasuk mahasiswa dan dosen dilarang membawa senjata mematikan. Karena ini tempat orang bicara tanpa ancaman kekerasan fisik. #SaveKampus,” ungkapnya.

“Apakah ada teroris bersenjata dalam kampus? Kenapa tidak kirim intel? Kenapa tidak ditangkap di luar kampus? Apakah mereka bikin markas teroris di kantor menwa? Kenapa senang menampakkan pasukan bersenjata dan laras panjang masuk kampus? Ini Polri atau kompeni? #SaveKampus,” tuntasnya.

Sebelumnya, Densus 88 telah melakukan penangkapan terhadap terkait dugaan jaringan teroris di kampus Universitas Riau. Belum juga diketahui berapa orang yang telah ditangkap saat itu.

“Iya, ada dugaan jaringan terduga teroris di sana (kampus Universitas Riau). Densus sedang melakukan penggeledahan di kampus tersebut,” ucap Kapolda Riau Irjen Nandang membenarkan, pada hari Sabtu (2/6/2018).

Tindakan Fahri memprotes polisi dan juga Presiden Jokowi Pada Akun Twitternya Telah Menuai cuitan ulang sebanyak ratusan kali dan juga ratusan like.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *