Fakta Terbaru! Perihal Saweran Duit Bupati Neneng

Saweran Duit Bupati Neneng Perihal Proyek Meikarta Sebesar Ratusan Juta Rupiah

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kulinerAlam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kulinerAlam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kulinerAlam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner
Indoharian – Fakta Terbaru! Perihal Saweran Duit Bupati Neneng

Indoharian – Bupati Bekasi nonaktif Neneng Hasanah Yasin menyebut ‘Saweran Duit Bupati Neneng‘ uang usai Izin Peruntukan Penggunaan Tanah (IPPT) untuk proyek Meikarta sudah terbit. Ratusan juta telah dibagi-bagikan oleh Bupati Neneng. Siapa sajakah yang mendapatkan saweran duit tersebut?

Dua orang saksi yang didatangkan jaksa dalam sidang lanjutan dugaan suap perihal perizinan proyek Meikarta mengamininya. Keduanya adalah Carwinda sebagai mantan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pemkab Bekasi dan Deni Mulyadi sebagai mantan Kepala Bidang Perizinan Tata Ruang DPMPTSP Pemkab Bekasi.

“Apakah saksi telah menerima uang sebesar Rp 100 juta?” tanya jaksa kepada Carwinda didalam persidangan di Pengadilan Tipikor Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, pada hari Rabu (22/1/2019).

“Pada saat itu di bulan puasa, ada telepon dari ajudan (Bupati Neneng), jelasnya ini ada sebuah titipan dari bupati,” ungkap Carwinda.

Carwinda membenarkan bila pemberian uang tersebut terjadi setelah IPPT untuk proyek Meikarta telah keluar. Namun dia mengungkapkan tidak tahu menahu asal usul uang tersebut.

Bupati Bekasi nonaktif Neneng Hasanah Yasin menyebut ‘Saweran Duit Bupati Neneng’ uang usai Izin Peruntukan Penggunaan Tanah (IPPT) untuk proyek Meikarta sudah terbit. Ratusan juta telah dibagi-bagikan oleh Bupati Neneng. Siapa sajakah yang mendapatkan saweran duit tersebut?

Dua orang saksi yang didatangkan jaksa dalam sidang lanjutan dugaan suap perihal perizinan proyek Meikarta mengamininya. Keduanya adalah Carwinda sebagai mantan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pemkab Bekasi dan Deni Mulyadi sebagai mantan Kepala Bidang Perizinan Tata Ruang DPMPTSP Pemkab Bekasi.

“Apakah saksi telah menerima uang sebesar Rp 100 juta?” tanya jaksa kepada Carwinda didalam persidangan di Pengadilan Tipikor Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, pada hari Rabu (22/1/2019).

“Pada saat itu di bulan puasa, ada telepon dari ajudan (Bupati Neneng), jelasnya ini ada sebuah titipan dari bupati,” ungkap Carwinda.

Carwinda membenarkan bila Saweran Duit Bupati Neneng tersebut terjadi setelah IPPT untuk proyek Meikarta telah keluar. Namun dia mengungkapkan tidak tahu menahu asal usul uang tersebut.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Denpasar Kecam Jokowi Untuk Pemberian Grasi Hukuman
Tukang HOAX! Ternyata Prabowo Komplotan Teroris, Ini Buktinya
Jokowi Hadiri Hut Megawati Yang Ke 70

“Saya pribadi kan tidak pernah tahu bupati menerima uang tersebut dari Meikarta karena ketitipan tersebut. Saya tahunya ketika penyidik bilang bahwa uang tersebut dari Meikarta,” jelas Carwinda.

Selesai dengan Carwinda, jaksa beralih kepada Deni. Dia mengaku menerima uang tersebut pada bulan puasa juga. Deni menyebut uang tersebut sebagai ‘titipan uang THR dari bupati’.

“Saya dikasih tahu ada titipan THR dari Bupati Neneng sebesar Rp 150 juta. Dibagi dua Rp 50 juta Heru (Heru Gunawan/Staf DPMPTSP Pemkab Bekasi),” jelas Deni.

Setali tiga uang dengan Carwinda, Deni mengungkapkan tidak tahu uang tersebut terpaut proyek Meikarta. Dia mengira bila uang tersebut benar-benar dari kocek atau kantong pribadi Bupati Neneng.

“Baru tahu setelahnya (uang tersebut terpaut Meikarta) dari staf saya yang dikasih tahu kepada bupati,” jelas Deni.

Namun Deni mengugnkapkan sempat terlibat didalam proses IPPT untuk Meikarta. Awalnya dirinya mengaku menerima dokumen pengajuan IPPT tersebut pada bulan Mei 2017 dari ajudan Bupati Neneng yang bernama Agus Salim.

“Katanya ini titipan dari bupati tolong diproseskan,” jelas Deni.

Deni kemudian memerintahkan Kusnadi Hendra Maulana yang telah menjabat sebagai Analis Penerbitan Pemanfaatan Ruang pada Seksi Penerbitan Perizinan Tata Ruang dan Bangunan mengurus pengajuan proyek IPPT tersebut.

“Awalnya itu IPPT yang diajukan untuk luas lahan sekitar 143 hektare, tetapi yang sesuai cuman sekitar 84,6 hektare. Setelah itu kita laporkan ke Pak Carwinda untuk memproses pemarafan dan terus diserahkan ke Kusnadi lalu ke ajudan Bupati untuk ditandatangani IPPT tersebut,” jelas Deni.

Dia mengungkapkan bila proses pengajuan IPPT normalnya tidak seperti itu. Seharusnya bagi Deni pengajuan proyek IPPT melalui loket di DPMPTSP Pemkab Bekasi. IPPT merupakan proses awal bagi PT Lippo Cikarang untuk membangun proyek Meikarta.

“Jadi apakah tidak sesuai prosedur?” ungkap jaksa

“Ini adalah sebuah perintah dari Bupati,” jelas Deni.

Dalam sidang tersebut, ada empat orang yang duduk sebagai tersangka, yakni Billy Sindoro, Henry Jasmen P Sitohang, Fitradjaja Purnama, dan Taryudi. Mereka disebut-sebut berasal dari perusahaan Lippo Grup. Mereka didakwa melakukan Saweran Duit Bupati Neneng bersama jajarannya di Pemkab Bekasi untuk perizinan atau pelegalan proyek Meikarta.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *