Kata Mutiara Line adalah Kata-Kata Mutiara yang bertujuan untuk memberikan inspirasi melalui media online dalam bentuk gambar dan tulisan terpusat di LINE APP @vja0041t. width=

Faktor-Faktor Utama Ahok-Djarot Berpotensi Kalah di Cagub-Cawagub 2017

 Politik
togel online terpercaya, bandar kita, bandar online terbaik, togel online, dijamin aman

Faktor-Faktor  Utama Ahok-Djarot Berpotensi Kalah di Cagub-Cawagub 2017

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video

IndoHarian – Faktor-Faktor Utama Ahok-Djarot Berpotensi Kalah di Cagub-Cawagub 2017

IndoHarian, JAKARTA – Lingkaran Survei Indonesia (LSI) merilis hasil survei berjudul ‘Ahok Potensial kalah?’.

Dalam survei yg dilakukan kepada 440 responden kepada 22 September sampai 2 Oktober 2016 ini, membuahkan sekian banyak temuan, diantaranya ialah hal yg akan membuat popularitas Ahok-Djarot tetap merosot.

Bahkan, sejak bln Maret 2016, Ahok dianggap sbg musuh dengan (Common Enemy) oleh masyarakat Jakarta khususnya di media sosial.

“Ada empat argumen kenapa Ahok jadi Common Enemy, data ini diperoleh lewat riset kualitatif. mula-mula, akibat isu kebijakan publik (penggusuran & reklamasi) yg tidak disukai,” kata Peneliti LSI Adjie Alfaraby dalam konferensi di kantor LSI, Jalan Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (4/10/2016).

Adjie memaparkan, akibat Isu kebijakan publik yg tidak disukai seperti penggusuran sejumlah wilayah (Kampung Pulo, Kalijodo, Pasar Ikan, Kampung Luar Batang, & yang lain) & kebijakan reklamasi teluk, membuat Ahok tidak terkenal di kalangan wong cilik, yg acapkali jadi korban.

“Kedua, isu personality. Karakter Ahok yg kasar & senang memaki orang di publik dianggap bukanlah jenis pemimpin yg patut diajarkan bahkan ditonton anak-anak. Jika Ahok menang dengan karakter seperti itu, Ahok bakal ditiru. Belum lagi sikapnya yg dinilai tak menentu, kata Adjie.

Ketiga yakni isu primordial. Dalam riset yg dilakukan LSI, menyatakan terdapat lebih kurang 40 % pemilih muslim DKI tak bersedia dipimpin oleh pemimpin yg non muslim.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Jawaban Menusuk Dari Sandiaga Karena Dituduh Ngemplang Pajak Oleh Ahok
Doddy Hilang Dari Peredaran, Karena di tuding Seludupkan Uang 1 Triliun Milik Dimas Kanjeng
PKB : Pancasila Tidak Bisa berlawanan dengan Agama

Mereka mengusahakan agar Ahok tak terpilih sbg bagian dari girah agama.

“Kini bahkan etnis Ahok ikut dipersoalkan. Kemenangan Ahok dikwatirkan makin dominannya etnis Tionghoa di bagian ekonomi. Bahan kemenangan Ahok dikaitkan dengan pertarungan global RRC menguasai Asia & dunia. Terlepas apakah argumen ini masuk akal maupun tak, tapi isu ini efektif menumbuhkan sentimen anti Ahok,” katanya.

Selanjutnya, hadir kompetitor yg fresh, seperti Agus Harimurti & Anies Baswedan.

“Dua figur ini belum dibicarakan sejak dua bln dulu. Kehadiran mereka sekarang akan membawa sejumlah pemilih yg dulu pro-Ahok,” kata Adjie.

Namun begitu, banyak juga kinerja ahok yg ikut dipuji.

Seperti kali di Jakarta yg bersih, dgn hadirnya pasukan oranye yg sigap membenahi lingkungan, keberanian Ahok melawan sudut gelap politik konsisten diapresiasi.

“Success story itu yg menciptakan dukungan Ahok tetap nomer satu meski telah merosot drastis,” kata Adjie.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

indoharian banner 468x60

Related Posts

Leave a Reply