sakuratoto

Gang Motor Dapat Senjata Tajam Celurit Dari Remaja Ini

 KRIMINAL, NEWS
Alternatif Link Ligaasiapoker

Remaja Ini Menjual Senjata Tajam Celurit Ke Gangster

Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate, Politik, Berita Dunia Terbaru, Foto, Video, Ulasan Teknologi, Kesehatan, Alam dan Entertainment News

Remaja Ini Menjual Senjata Tajam Celurit Ke Gangster

 

IndoHarian – Dua remaja berinisial KT (16) dan DS (16) diamankan Polres Depok lantaran menjual senjata tajam celurit dan kelewang di akun Facebook miliknya yg diposting pada tanggal 27 Mei 2017.

“Di maharin ajah gan masih mulus banget 250 langsung ketemu di rumah gan. Bawa suwiter yg gede jangan lupa ya,” tulis KT.

Postingan tersebut membawa KT harus berurusan dgn aparat kepolisian dari Polres Depok. “Saya baru jual 6 celurit, yang pesan ada anak Jaktim, tapi kebanyakan gangster motor Depok. Kalau ada pesenan saja bikinnya,” ucap KT di Mapolres Depok, pada hari Rabu (7/6).

Sepertinya tidak ada yang salah dari aksi jual beli online di Facebook itu, tapi yg jadi masalah produk yg dijualnya, yaitu senjata tajam jenis celurit dan klewang yg diduga dijual ke kelompok gangster motor jalanan. “Saya telah menjalani bisnis jual senjata tajam celurit sejak Februari 2017 lalu,” terang KT.

Geng motor Depok yang sering jadi pelanggannya yakni geng ‘Sanca Goyang’ utk melancarkan aksi tawuran. “Saya otodidak buatnya. Kebetulan saya kerja bikin kitchen set, ada alat las, bahannya juga seperti lempengan baja dan pipa. Bikin saja iseng – iseng soalnya ada temen yg pernah minta,” tuturnya.

 

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Penisnya Terjepit Selama 17Jam di Kunci Pas, Dokter Gigi Pakai Cara Ini Menolongnya
Djarot: Kenaikan Dana Operasional RT/RW Jangan Senang Dulu, Ada Syaratnya
29 Juni 2017 Siap-siap Mako Brimob Dibuat Kewalahan, Karena..

 

Tidak butuh waktu lama bagi KT dan rekannya utk menyelesaikan satu buah celurit. Usai jadi ia pun menjualnya melalui facebook, terutama digroup kumpulan anak – anak gangster Jabodetabek. “Kalau harganya pas ya kita COD (cash on delivery). Kita ketemuan ditempat yang telah disetujui. Harganya mulai dari Rp 50 ribu hingga Rp 250 ribu. Tergantung ukuran,” terang dia.

KT juga mengaku jika Gangster motor ‘Sanca Bergoyang’ terbentuk dari sebuah teman nongkrong di wilayahnya. “Awalnya anggota ini kerap main bola bareng di Lapangan Sanca, Tapos Depok,” cerita dia.

Namun, seiring maraknya gangster di Depok, dia bersama teman – temannya berjaga di kampungnya mengantisipasi serangan gangster. “Anggota Sanca Bergoyang sebelas orang. Ada anak SMP dan SMA juga. Kita nongkrong, minum kopi. Suka ada yg nyerang (dari tongkrongan lain) makanya kita punya senjata tajam utk berjaga – jaga. Tawuran pernah tapi tidak pernah ngebacok,” kelitnya.

Kasatreskrim Polresta Depok, Kompol Teguh Nugroho menegaskan tak akan main – main berurusan dengan gangster yg mencoba mengganggu ketertiban dan keamanan di Kota Depok. Salah satu bentuknya berupa hukuman maksimal yg akan diberikan untuk para pelaku, meski masih di bawah usia.

“Atas perbuatannya menjual senjata tajam celurit, DS dan KT terbukti melanggar Pasal dua ayat (1) Undang Undang Darurat No. 12/1951 atas dugaan membawa senjata penikam atau senjata penusuk. Dgn ancaman pidana penjara paling lama 10 tahun penjara,” tegas Teguh di Mapolres Depok, pada hari Rabu (7/6).

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

totokita

Related Posts

Leave a Reply