sakuratoto

Gelar Rapat Pleno, Target KPU Bersihkan DPT Ganda

 NEWS, POLITIK
Iklan Ads

KPU Bersihkan DPT Ganda Karena Ingin Pemilu Tahun Depan Dapat Berkualitas

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kulinerAlam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner

Indoharian – Gelar Rapat Pleno, Target KPU Bersihkan DPT Ganda

 

Indoharian – KPU Bersihkan DPT Ganda (Komisi Pemilihan Umum) mengagendakan rapat pleno tentang rekapitulasi daftar pemilih tetap (DPT) hasil perbaikan tingkat nasional di DKI Jakarta, hari ini, Minggu (16/9/2018). Rapat ini sebagai tidak lanjut soal keputusan rapat pleno sebelumnya, dimana masih saja ditemukan DPT ganda.

Di dalam rapat itu KPU akan menetapkan rekapitulasi DPT hasil perbaikan setelah penyisiran terhadap data-data pemilih ganda.

Komisionel KPU Viryan Azis sebelumnya sudah mengatakan optimistis pihaknya dapat meyelesaikan pembersihan data ganda di DPT tepat waktu.

“Harapan kami bersih sama sekali dan kami komitmen pada hal itu,” ucap Viryan.

KPU Bersihkan DPT Ganda karena dimanfaatkan pihak tertentu di Pemilu 2019. Viryan ingin pemilu tahun depan dapat berkualitas tanpa terganggu dengan masalah pemilih ganda.

“Kami tidak ingin data-data semacam ini dimanfaatkan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab, kami ingin DPT bersih dan pemilunya berkualitas,”

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Demokrat Soal Penjara Setnov, Ferdinand Angkat Bicara!
Prabowo Didukung Kader Golkar, NasDem Angkat Bicara!
Buat Berita Hoaks, Demokrat Gugat Media Asing!

 

Sebelumnya, Bawaslu RI di dalam rapat pleno terbuka untuk menetapkan rekapitulasi DPT tingkat nasional yang digelar KPU di Jakarta, Rabu (5/9) meminta untuk menunda penetapan DPT Pemilu 2019 karena adanya temuan data ganda.

DPT kala itu yang akan ditetapkan KPU berjumlah 185 juta pemilih dari dalam negeri dan dua juta lebih pemilih dari luar negeri.

Rapat tersebut kemudian menyepakati perbaikan data dengan meyisir dugaan data ganda yang ada di DPT dengan waktu sepuluh hari.

Selanjutnya, pada 16 September 2018 KPU kembali akan meggelar rapat pleno terbuka untuk kemudian menetapkan DPT dari hasil perbaikan setelah upaya penyisiran terhadap data ganda tersebut.

Di dalam analisa Bawaslu terhadap 285 dan 514 kabupaten/kota terdapat lebih dari satu juta data ganda pada DPT yang dirilis KPU.

Komisioner Bawaslu RI Rahmat Bagja menyebutkan data ganda yang ada di DPT tersebut diprediksi sekitar 1,8 juta hingga 2 juta untuk seluruh kabupaten/kota.

Selain dari Bawaslu, kubu bakal pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno juga mengaku menemukan 6,3 juta pemilih ganda dalam DPT. Temuan itu berdasarkan hasil penyisiran yang dilakukan tim internal.

“Kami melakukan validasi, ada kejelasan yaitu masih ada 6,3 juta DPT ganda. Ini masih bergulir terus, kemungkinan bisa berkurang lagi,” kata Sekretaris Jenderal DPP PAN Eddy Soeparno di Rumah Pemenangan PAN, Jalan Daksa I, Jakarta Selatan, Senin (10/9).

Eddy menyebutkan KPU Bersihkan DPT Ganda yang diberikan dalam masa perpanjangan waktu selama sepuluh hari.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

totokita3

Related Posts

Leave a Reply