banner 468x60

Gelar Ratu Kecantikan Myanmar Dicabut Hanya Gara-gara Ini

 Celebrity, ENTERTAINMENT, NEWS
banner 468x60

Komentar krisis di Rakhine, Gelar Ratu Kecantikan Myanmar Dicopot

Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate, Politik, Berita Dunia Terbaru, Foto, Video, Ulasan Teknologi, Kesehatan, Alam dan Entertainment News

Komentar krisis di Rakhine, Gelar Ratu Kecantikan Myanmar Dicopot

 

IndoHarian – Ratu kecantikan Myanmar dicabut gelarnya usai mengeluarkan komentar yang menyebut bahwa kelompok militan ARSA sebagai penyebab utama krisis di Rakhine.

ARSA adalah singkatan dari Tentara Pembebasan Rohingya Arakan, yang oleh pemerintah dan militer Myanmar diduga melakukan serangan terhadap pos-pos keamanan dan juga terhadap penduduk sipil di Rakhine.

Penyelenggara kontes meminta Shwe Eain Si, demikian nama ratu kecantikan itu, mengembalikan mahkota. Shwe juga dilarang untuk mengikuti kontes kecantikan internasional di Vietnam pada tanggal 5-26 Oktober.

Penyelenggara mengatakan bahwa ‘komentar Shwe Eain Si tidak pantas dilontarkan’.

Menanggapi keputusan ini, Shwe Eain Si menggelar keterangan pers pada hari Selasa (03/10) dan menegaskan dirinya tak menyesal mengeluarkan komentar tersebut.

Dia juga mengatakan tidak menyesal tidak dibolehkan mengikuti kontes kecantikan internasional di Vietnam.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
6 Petinggi Perusahaan Teknologi yang Hobi Bergaya Simpel
Riasan Aurel Dibully, Ashanty Damprat Warganet!!!
Ingin Umur Panjang Seperti Bos Playboy? Ini Gaya Hidup Hugh Hefner

Komentar bahwa ARSA adalah penyebab utama krisis di Rakhine disampaikan melalui rekaman video yang diupload ke Facebook pada pertengahan bulan September atau beberapa minggu setelah pecah krisis kemanusiaan di Rakhine.

Krisis yang luar biasa ini menyebabkan lebih dari 500.000 warga minoritas Muslim Rohingya menyelamatkan diri ke negara tetangga Bangladesh.

‘Silakan datang sendiri keRakhine’
Shwe Eain Si menyebutkan ‘serangan-serangan yang terjadi dalam sebulan terakhir dilakukan oleh para  ARSA’.

“Serangan ini sudah sangat keterlaluan dan berlebihan … dan yang lebih disayangkan lagi adalah mereka dan pendukung internasional mereka melancarkan kampanye di media … sehingga mereka dipersepsikan sebagai pihak yang begitu tertindas,” kata Ratu kecantikan Myanmar.

Arus pengungsi Rohingya dari Myanmar ke Bangladesh masih terus berlangsung, seperti dua ibu beserta bayi-bayi mereka yang baru tiba di Teknaf pada hari Selasa tanggal 03 Oktober. (Reuters)
Dalam video ini dia menyertakan gambar-gambar aksi kekerasan dengan korban penduduk sipil yang dia katakan dilakukan oleh milisi ARSA.

Dia sama sekali tak menyinggung soal kekerasan terhadap warga Rohingya maupun kepada ratusan ribu warga Rohingya di Rakhine yang mengungsi ke Bangladesh.

Apa yang dilontarkan oleh Shwe Eain Si ini sejalan dengan pernyataan resmi yang disampaikan oleh pemerintah dan militer Myanmar.

Pada sesi akhir video, Ratu kecantikan Myanmar meminta komunitas internasional untuk datang dan melihat sendiri situasi di lapangan. Lagi-lagi, dia tidak menyinggung soal keputusan pemerintah yang tak membolehkan tim PBB untuk masuk ke Myanmar.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

banner 468x60

Related Posts

Leave a Reply