banner 468x60

Geram Dengan Serangan Siber Global!! Media Pemerintah Cina Salahkan AS

 NEWS, TEKNOLOGI
banner 468x60

Media Pemerintah Cina Salahkan AS , Sesudah Serangan Ransomware WannaCry Terjadi Pada Hari Jumat

Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate, Politik, Berita Dunia Terbaru, Foto, Video, Ulasan Teknologi, Kesehatan, Alam dan Entertainment News

Geram Dengan Serangan Siber Global!! Media Pemerintah Cina Salahkan AS

 

Indoharian – Media Pemerintah Cina, yakni People’s Daily, pada hari Rabu (17/5), mengkritik keras Amerika Serikat (AS) sebab menghalangi upaya menghentikan ancaman siber global. Kritik ini langsung saja disampaikan sesudah serangan ransomware WannaCry terjadi pada hari Jumat (12/5) dan juga menginfeksi sekitar 300 ribu komputer di seluruh dunia, termasuk negara Cina. Cina Salahkan AS

People’s Daily menyebut bahwa badan kriptografi AS, yaitu National Security Agency (NSA), musti harus ikut bertanggung jawab atas terjadinya serangan siber global pada hari Jumat lalu. NSA layak dipersalahkan sebab alat peretas yang digunakan dalam serangan global diyakini itu dirancang oleh NSA, namun itu berhasil dicuri dan juga disebar secara daring pada bulan April lalu.

Cina Salahkan AS NSA musti menanggung beberapa kesalahan sebab serangan siber ini, yang menargetkan kerentanan pada sistem Microsoft dan sudah menginfeksi (perangkat komputer) di 30 ribu organisasi di negara Cina pada hari Sabtu (13/5),” ungkap People’ Daily dalam tajuknya.

People’s Daily juga menilai, kegiatan NSA yang membangun sebuah alat peretas untuk menyadap data dari semua pengguna komputer merupakan sebuah tindakan yang menghambat upaya memerangi kejahatan siber. “Upaya guna mengatasi kejahatan siber telah terhambat oleh tindakan AS,” ucapnya

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Djarot Mengaku Geram, Semua Karena Ini
Menyedihkan, Ini Yang Dilakukan Ahok Saat di Tahanan
Anies Baswedan Pastikan Pemprov DKI Fokus 3 Hal Ini

Otoritas siber Cina memang sudah berulang kali mendorong keseimbangan yang adil dalam pemerintahan siber global. tapi,AS disebut terlalu mendominasi dalam hal ini dan menyebabkan sebuah ketimpangan.

Pada serangan siber global hari Jumat lalu, misalnya. Serangan tersebut terjadi saat Cina bersiap buat menerapkan undang-undang keamanan siber. tapi kelompok bisnis AS Undang-Undang itu bakal mengancam operasi perusahaan asing di Cina. Dalam konteks ini yaitu peraturan mengenai penyimpanan data lokal yang ketat dan juga pengawasan yang komprehensif.

Padahal, Cina sudah berupaya menerapkan undang-undang tersebut sebab proliferasi berita palsu atau bahkan hoaks yang tersebar di situs media sosial AS. Hal ini menjadi sebuah alasan Cina memblokir situs-situs media sosial AS dan juga hendak menerapkan undang-undang keamanan siber.

Serangan siber global ransomware pada hari Jumat (12/5) melumpuhkan ratusan ribu komputer di sekitar 150 negara. Menurut Microsoft, serangan tersebut memanfaatkan sebuah alat peretasan NSA yang sempat bocor pada April lalu, dilansir oleh Reuters. Geram Dengan Serangan Siber Global!! Media Pemerintah Cina Salahkan AS

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

banner 468x60

Related Posts

Leave a Reply