banner 468x60

Harimau Belang Ini Meresahkan Warga, Bunuh Atau Dimangsa..

 NEWS
banner 468x60

Kabupaten Indragiri Hilir Diresahkan Dengan Munculnya Harimau Belang Ini

 

Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate, Politik, Berita Dunia Terbaru, Foto, Video, Ulasan Teknologi, Kesehatan, Alam dan Entertainment News

Kabupaten Indragiri Hilir Diresahkan Dengan Munculnya Harimau belang Ini

 

IndoHarian – Harimau belang betina bersama dua ekor anaknya di Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, masih terlihat berkeliaran di Kanal 25 Dusun Simpang Kanan, Desa Tnjung Simpang, Kecamatan Plangiran. Warga sekitar diimbau untuk membekali diri dengan benda yang dapat menimbulkan bunyi keras di dalam rumahnya.

“Misalnya seperti mercon atau petasan dan kembang api. Tidak diperboleh senjata tajam karena hewan ini dilindungi oleh negara,” ucap Kabid Humas Polda Riau Komisaris Besar Guntur Aryo Tejo di Pekanbaru, pada hari Sabtu malam 3 Juni 2017.

Warga diminta menyalakan benda tersebut apabila melihat hewan berkulit belang itu memasuki perkebunan ataupun pemukiman warga. Bunyi dari benda – benda tersebut yang dihasilkan diharap dapat mengusir harimau kembali ke dalam hutan ataupun habitatnya.

Cara seperti ini disebut Guntur selalu efektif untuk mengusir hewan liar. Cara ini dinilai lebih aman dan tak mengakibatkan harimau mengalami luka fisik yg bisa saja berakibat kematian.

 

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Gilak!! Terjadi Peristiwa Kecelakaan Yang Mengerikan Sehingga
Wow! Sambut Ramadhan, AirAsia Bagi-bagi Tiket Gratis, Buruan…
Terpaksa Rumah Mewahnya Harus Diratakan Untuk Jalan Tol, Hanya Digantikan…

 

Harimau belang ini termasuk kategori hewan hampir yang punah. Makanya penduduk dilarang keras menggunakan senjata berbahaya utk mengusir dari pemukiman serta perkebunan,” tutur mantan Kapolres Pellawan ini.

Sebelumnya pada hari Jumat 2 Juni 2017, personil Polres Indragiri Hilir bersama dengan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Polhut dan WWF Wilayah Riau-Kepulauan Riau telah ke lokasi tersebut utk mengumpulkan informasi.

Di lokasi, petugas tersebut mendatangi beberapa lokasi yang sering didatangi harimau tersebut dan meminta keterangan kepada saksi yg melihat dan merekam langsung penampakannya. Juga dilakukan penyuluhan kiat menghindari gangguan binatang buas ini.

“Salah satunya ya dengan bunyi – bunyian tadi untuk mengusir tanpa harus menyakiti. Warga dilarang keras menggunakan jerat, diminta berhati – hati dan mengurangi aktivitas serta tak keluar sendiri,” imbau Guntur.

Petugas juga menghampiri rumah Acok dan Bahtiar. Dua warga ini sebelumnya yang pernah ‘bertatap’ muka langsung dengan harimau tersebut, di mana anak Bahtiar nyaris jadi mangsa harimau tersebut. Beberapa warga juga pernah diterkam ketika hendar mencari kayu, beruntung masih selamat.

Ke depannya, BBKSDA Riau dan WWF akan melakukan tindakan terhadap harimau belang ini. Hanya saja belum diketahui, apakah akan ditangkap utk direlokasi atau dikembalikan ke habitat supaya tak mengganggu lagi.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Related Search

banner 468x60

Related Posts

Leave a Reply