HEBAT!!! APBD Untuk Pendidikan Memiliki Dampak Positif

APBD Untuk Pendidikan Digunakan Untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kulinerAlam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner

Indoharian – HEBAT!!! APBD Untuk Pendidikan Memiliki Dampak Positif

 

Indoharian – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) meminta agar seluruh pemerintah daerah untuk mengalokasikan 20 persen dari APBD Untuk Pendidikan.

Apalagi peraturan itu sudah di cantumkan di dalam Undang – Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Staf Ahli Bidang Hubungan Pemerintah Pusat dan Daerah James Modouw mengatakan alokasi anggaran pendidikan sebesar 20 persen dari APBD Untuk Pendidikan akan memiliki dampak yang positif untuk peningkatan terhadap kualitas pendidikan.

Bahkan James menilai jika hal tersebut tidak di lakukan oleh Pemda, maka termasuk kepada pelecehan hak asasi manusia untuk mendapatkan pelayanan pendidikan yang baik.

“Sangat penting sekali untuk daerah mematuhi Undang-Undang untuk mengalokasikan anggaran pendidikan. Jika tidak, maka itu kita hanya mengurus hal-hal yang di luar manusia, dan tidak mengurus manusia. Itu kita sudah melakukan pelecehan terhadap hak asasi manusia,” ujar James.

James menerangkan, selama ini pemerintah pusat juga selalu memberikan bantuan dana pendidikan ke daerah, misalnya saja bantuan Dana Operasional Sekolah (BOS), Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Hibah dan lain-lain.

Namun bantuan tersebut di nilai tidak akan berdampak jika tidak di barengi dengan komitmen dari pemda dalam menganggarkan dana pendidikan.

“Oleh karena itu, APBD harus segera di dedikasikan secara mutlak sebesar 20 persen untuk pendidikan,” ungkap James.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Takut Modus Politik Koalisi LSM Desak Jokowi Cari KSAD Baru!
Mencaci Prabowo, Kader PDIP Bupati Boyolali Dipolisikan!
Karena Erick Thohir Yusril Jadi Pengacara Jokowi, Benarkah?

 

Meski demikian, James tidak mengatakan secara jelas berapa daerah yang masih menganggarkan dana pendidikan kurang dari 20 persen.

Sebelumnya, Mendikbud Muhadjir Effendy juga sudah meminta pemerintah daerah untuk serius dalam mengalokasikan anggaran pendidikan sebesar 20 persen dari APBD.

Karena menurut James, tidak banyak daerah yang mengalokasikan anggaran untuk pendidikan sebesar 20 persen.

“Yang saya maksud kan disini adalah, APBD Untuk Pendidikan adalah anggaran yang murni tanpa di campur dengan dana tranfer  dari pusat,” tandas James.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *