Kata Mutiara Line adalah Kata-Kata Mutiara yang bertujuan untuk memberikan inspirasi melalui media online dalam bentuk gambar dan tulisan terpusat di LINE APP @vja0041t. width=

Idrus Marham membantah terkait isu suap sengketa golkar

 Politik
togel online terpercaya, bandar kita, bandar online terbaik, togel online, dijamin aman

Idrus Marham membantah terkait isu suap sengketa golkar di makamah agung

Idrus Marham, golkar, munas bali, sekjen golkar, PTUN, perdata, MA, taufik, irfan fachrudin, agung laksono, Andri Tristianto Sutrisna, nurhadi

Idrus Marham membantah terkait isu suap sengketa golkar


indoharian
: Mantan Sekretaris Jenderal Partai Golkar hasil Munas Bali 2014, Idrus Marham, membantah pihaknya melakukan kecurangan atau suap sewaktu pengajuan kasasi sengketa dualisme Partai Golkar di Mahkamah agung. hal itu diungkapkan Idrus menyikapi munculnya dugaan pengaturan perkara yang terungkap dalam sidang di pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Kamis minggu dulu.

Kami percaya menang berdasarkan kebenaran yang ada dan kami tidak melakukan apa-apa, begitulah ucap Idrus sewaktu dihubungi, Senin (8/8/2017). Pengacara kami kan Pak Yusril. Kami tidak menghubungi siapapun dari luar. Idrus juga mempersilakan kalau Komisi Pemberantasan Korupsi hendak mengusut adanya pengaturan sengketa Golkar di MA.

Dirinya meyakini, apabila juga terbukti ada kecurangan dalam sengketa tersebut, hal tersebut yaitu aksi oknum yang tidak bertanggung jawab. Tidak ada kaitan dengan partai. Idrus pun menentukan mencuatnya dugaan pengaturan sengketa di Partai Golkar ini tak mau mengganggu rekonsiliasi yang saat ini telah berlangsung.

Diawal Mulanya, besan Sekretaris Mahkamah agung Nurhadi Abdurachman, Taufik, diduga bersama-sama dengan petinggi Mahkamah agung, Andri Tristianto Sutrisna, mengatur perkara kasasi yang diajukan Partai Golkar. Perkara yang dimaksud terkait pengajuan kasasi atas putusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha negeri(PT TUN). Hal itu terungkap dalam persidangan bagi Andri Tristianto Sutrisna juga sebagai Kepala Sub Direktorat Kasasi Perdata, Direktorat Pranata dan Tata pelaksanaan Perkara Perdata Mahkamah agung.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Keinginan Teman Ahok Memasangkan AHOK Dengan HERU
Risma Di Gadang Maju Pilkada DKI Jakarta, Ini Jawaban Mengejutkan Dari Megawati
AHOK Kena Tegur Oleh Jokowi, Ahok Melawan?!

Andri didakwa menerima suap dan gratifikasi dari pihak yang berperkara di MA. Dalam dakwaan Jaksa Penuntut dari Komisi Pemberantasan Korupsi, Andri terbukti mengatur dan mengkondisikan perkara tepat kemauan pemberi suap. Salah satunya, dilakukan oleh Taufik dalam perkara Partai Golkar. Ternyata terdakwa juga mengurus perkara-perkara lain di tingkat kasasi ataupun peninjauan kembali di MA antara lain, Taufik yang merupakan besan dari Nurhadi (Sekretaris MA).

Taufik meminta kepada terdakwa mengawasi perkara di tingkat MA, layaknya percakapan lewat Whatsapp ataupun SMS, adalah perkara No. 490/K/TUN/15. Dalam direktori putusan di website-website Mahkamah agung, perkara No. 490/K/TUN/15, merupakan perkara kasasi tata usaha negeri antara Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar melawan Menteri Hukum dan HAM selaku tergugat I, dan Agung Laksono juga Zainuddin Amali selaku tergugat II.

Perkara tersebut sudah diputus oleh Hakim Besar pada 20 Oktober 2015. Perkara tersebut diketuai oleh Hakim Imam Soebechi, dan dua hakim anggota, Irfan Fachruddin dan Supandi. Pada putusannya, MA mengabulkan permohonan kasasi dari pemohon, merupakan DPP Partai Golkar hasil Munas Bali, dengan membatalkan putusan Pengadilan Tinggi Tata usaha Negera Jakarta, yang diawal mulanya memenangkan gugatan banding Menkumham dan Partai Golkar dibawah kepemimpinan agung Laksono.

Majelis Hakim pada tingkat kasasi juga membatalkan Surat ketentuan(SK) Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor M.HH-01.AH.11.01 tertanggal 23 Maret 2015, berkaitan Pengesahan Perubahan aturan utama dan aturan rumah Tangga, pun Komposisi dan Personalia Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar.Idrus Marham membantah terkait isu suap sengketa golkar

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

indoharian banner 468x60

Related Posts

One Response

  1. Shane PowerAugust 24, 2016 at 3:35 pmReply

    Idrus memastikan bahwa proses hukum saat sengketa partainya beberapa waktu lalu berjalan dengan baik karena diawasi secara internal. Sampai hari ini setelah kita cek baik pihak Ancol dan Bali, semua beri konfirmasi kita berjalan baik sesuai aturan. Tapi kita serahkan ke proses hukum, ujar sekjen partai dua periode itu.

Leave a Reply