banner 468x60

Ini Akibatnya Jika Anda Kurang Makan Sayur-sayuran Dan Buah-buahan

 KESEHATAN
banner 468x60

Ternyata Kurang Makan Sayur-sayuran Dan Buah-buahan Bisa Mengakibatkan Anda Menjadi Begini..!!!

 

Indoharian – Ini Akibatnya Jika Anda Kurang Makan Sayur-sayuran Dan Buah-buahan

 

Indoharian — Ternyata makan sayur-sayuran dan buah-buahan ada korelasinya dgn suasana hati kita sendiri. Frieda Handayani Kawanto yang merupakan konsultan Gastrohepatologi Anak, SpA (K) telah mengungkapkan, kepada anak yg kurang mengkonsumsi atau kurang makan sayur-sayuran dan buah-buahan bisa lebih cepat mudah marah atau menjadi sangat rewel.

Fierda pun menjelaskan, sebab sayuran dan buah-buahan itu merupakan sumber serat, yang artinya serat yg larut kedalam air, pada saat masuk ke dlm usus kita dan bereaksi dgn bakteri usus pun dapat menghasilkan gas-gas asam, seperti salah satunya ialah asam butirat.

Asam butirat ini pun sangat banyak diproduksi dlm usus, dan juga dapat diserap melalui dinding usus bisa beredar dlm darah, sampai menyebar ke otak.

“Di otak kita, asam butirat bisa memicu keluarnya hormon serotonin. Hormon inilah yang bisa membuat perasaan kita menjadi senang,” ujar Fierda dlm program edukasi kebiasaan mengkonsumsi makanan sehat yg diadakan oleh Sari Husada di Jakarta, Kamis (15/5/2017).

Dalam mengkonsumsi sayur-sayuran dan juga buah pun bisa menyehatkan pencernaan anak. Sebab menurut dari Fierda, pencernaan yg sehat, maka akan bisa membuat suasana hati anak-anak lebih ceria dan lebih senang. Jika anak kurang makan sayur-sayuran atau buah-buahan maka itu bisa membuat anak menjadi cenderung marah dan rewel.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Sandiaga Minta Seluruh Relawan Lepas Atribut Kampanye, karena…
Aksi Pengumpulan KTP di Balai Kota Sudah Diizinkan oleh..
Jumlah Harimau Sumatera Diperkirakan Terus Meningkat, Karena adanya..

 

“Untuk anak yang suka marah-marah, coba ibu-ibu lihat dulu apakah sudah baik dalam memberikan mereka makanan berupa buah-buahan dan sayuran?” tanya Fierda.

Yang menjadi masalahnya, banyak sekali terdapat orangtua yang mengeluh kalau anaknya tidak mau makan buah atau sayur. Karena menurut psikolog anak, Anna Surti atau lebih akrab disapa Nina, makan buah dan sayur itu memang sudah harus dibiasakan sejak dini.

Pada saat anak mulai memasuki pada tahap mendapat makanan pendamping ASI (MPASI), pengenalan terhadap buah dan sayur pun bisa semakin beragam. Menjadi orangtua pun perlu memerhatikan cara pemberian makan berupa buah dan sayur kepada anak, misalnya jangan melakukan pemaksaan sayur masuk ke dlm mulut anak.

“Anak tsbt pun bisa menjadi trauma sama sayur dan buah sebab itu anak jadi kurang makan sayur-sayuran dan buah-buahan. Jadi kenalkan anak makan buah dan sayur itu dengan cara yg menyenangkan agar anak bisa lebih menyukai sayur dan buah, ” ucap Nina.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

banner 468x60

Related Posts

Leave a Reply