banner 468x60

Ini Alasan Jokowi Tak akan Biarkan KPK Diperlemah

 NEWS, POLITIK
banner 468x60

Jokowi Tidak Setuju KPK Diperlemah, Karena Sebagai Institusi yang Dipercaya Masyarakat

Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate, Politik, Berita Dunia Terbaru, Foto, Video, Ulasan Teknologi, Kesehatan, Alam dan Entertainment News

Jokowi Tidak Setuju KPK Diperlemah, Karena Sebagai Institusi yang Dipercaya Masyarakat

 

IndoHarian – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menyatakan dengan tegas jika dirinya tidak akan membiarkan KPK diperlemah.

“Perlu saya tegaskan bahwa saya tidak akan membiarkan komisi pemberantasan korupsi diperlemah. Oleh sebab itu, mari kita sama- sama menjaga KPK,” katanya setelah meresmikan jalan tol Jombang-Mojokerto di Gerbang Tol Mojokerto, Jawa Timur, Ahad (10/9).

Dia mengatakan korupsi adalah tindak kejahatan yang luar biasa dan oleh sebab itu lah harus diberantas dan dilawan.

“Harus diberantas dan dilawan yang namanya korupsi. Dan tidak boleh KPK diperlemah karena sebagai institusi yang begitu dipercaya masyarakat harus kita perkuat, untuk mempercepat pemberantasan korupsi,” ucap Presiden.

Sementara itu, dalam peresmian jalan tol Jombang-Mojokerto ini dia begitu mengapresiasi karena bisa mempercepat pengiriman barang dari satu lokasi ke loasi yang lainnya. “Kecepatan pembangunan infrastruktur akan melengkapi konektivitas seluruh penjur tanah air dan perekonomian pergerakannya akan semakin cepat,” katanya.

 

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Tangis Haru Menyambut Kedatangan Jemaah Haji Trenggalek, Ada yang Meninggal
Halus Tapi Nusuk, Tanggapan Ketua MPR atas Pelaku Penghinaan Ibu Negara Iriana
Jokowi Panaskan Mesin Relawannya, Fahri Hamzah: Jokowi Harus Berhati-hati Dengan Relawannya

 

Dia mengatakan, saat ini persaingan begitu sengit dan hal-hal yang fundamental secepatnya harus diselesaikan supaya dapat bersaing dengan negara lain. “Jatim dapat bersaing dengan Thailand dan Singapura. Yang telah siap bersaing dengan negara lain. Jangan bermimpi negara bersaing kalau tak ada infrastrukturnya,” katanya.

Pengoperasian ruas Jl tol Jombang-Mojokerto dilakukan secara bertahap. Seksi satu sepanjang 14,7 km beroperasi pada Oktober 2014, menyusul seksi tiga sepanjang lima km yang beroperasi pada bulan November 2016. Seksi dua sepanjang 19,9 km akan beroperasi pada bulan September 2017 dan seksi empat sepanjang 0,9 km akan beroperasi bersamaan dengan beroperasinya ruas Ngawi-Kertosono.

Secara keseluruhan, ruas tol Jombang-Mojokerto memiliki empat gerbang tol, yaitu gerbang tol Bandar (di Desa Kayen, Kec. Bandarkedungmulyo, Jombang), gerbang tol Jombang (di Desa Pesantren, Kec. Tembelang, Jombang, Jawa Timur), gerbang tol Mojokerto Barat (di Desa Pagerluyung, Kec. Gedeg, Mojokerto, Jawa Timur) dan gerbang tol Mojokerto (di Desa Penompo, Kec Gedeg, Mojokerto). Ini Alasan Jokowi Tak akan Biarkan KPK Diperlemah.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

banner 468x60

Related Posts

Leave a Reply