banner 468x60

Ini Motif Empat Pelaku Pembunuhan Sadis di Ogan Ilir

 KRIMINAL, NEWS
banner 468x60

Empat Pelaku Pembunuhan Sadis Nekad Habisi Nyawa Korbannya Hanya Gara-gara Hutang

Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate, Politik, Berita Dunia Terbaru, Foto, Video, Ulasan Teknologi, Kesehatan, Alam dan Entertainment News

Empat Pelaku Pembunuhan Sadis Nekad Habisi Nyawa Korbannya Hanya Gara-gara Hutang

 

IndoHarian – Tidak lebih dari 24 jam, Polisi berhasil meringkus empat pelaku pembunuhan sadis Edi Nuryanto berusia 50 tahun di Ogan Ilir, Sumatera Selatan, pada hari Sabtu (29/7) kemarin. Mayat korban ditemukan dalam keadaan tanpa identitas dan dalam kondisi kedua tangan dan kaki terikat.

Dari data yang dihimpun Indoharian.com, empat warga Ogan Ilir yang mempunyai hutang penjualan kebun senilai Rp 150 juta dan sudah enam tahun tidak dibayar.

“Empat para pelaku ini kita tangkap tak lebih dari 24 jam usai mayat korban ditemukan warga setempat di tepian Sungai Ogan, kabupaten Ogan Ilir. Dari hasil keterangan sementara, motifnya karena hutang piutang antara sang pelaku Paruf dengan korban,” ucap Kapolda Sumsel Irjen Agung Budi Maryoto saat rilis di Mapolda Sumsel, pada hari Senin (31/7/2017).

Di waktu bersamaan, Direktur Reserse Kriminal Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Prasetijo Utomo menambahkan, saat itu ke 4 pelaku akan mencari seekor ayam aduan di daerah Prabumulih dan kemudian berpapasan dengan korban. Karena telah terlanjur kesal, korban dibawa menggunakan mobil menuju desa Tanjung Raja lalu dihabisi.

“Ya sudah terlanjut kesal karena hutang tak dibayar, jadi saat bertemu dijalan korban langsung diangkut menggunakan mobil dan setibanya di tepian sungai desa Tanjung Raja, korban langsung diikat dan ditembak hingga tewas ditempat,” ucap Prasetijo.

 

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Korban Baby J Tak Lama Lagi Akan Bertemu Sang Ayah
Nasib Malang, Gadis Berusia 15 Tahun Tewas Usai…
Kasus Kebakaran 7 Sekolah Tidak Wajar, Ini Alasannya

 

Dari tangan empat pelaku pembunuhan, tim Rimau Polda Sumatera Selatan turut mengamankan 1 pucuk senjata api rakitan (senpira) jenis revolver dan 1 buah mobil warna hitam yg digunakan untuk membawa korban.

“Pelakunya hanya berempat dan kita amankan barang bukit berupa sepucuk senpira serta mobil avanza. Untuk mempertanggung jawabkan atas perbuatannya, pelaku akan kita kenakan Pasal 338 KUHP,” tutupnya.

Sebagaimana yang diketahui, mayat korban ditemukan oleh warga setempat dalam kondisi tangan serta kaki terikat tali rafia. Sementara bagian kepala belakang korban terdapat bekas luka tembakan dan masih bersimbah darah.

Selain empat pelaku pembunuhan sadis di Ogan Ilir, Polda Sumatera Selatan turut merilis kasus bentrok kelompok preman dengan Pamswakarsa sebuah perusahaan di Banyuasin. Lima pucuk senpira jenis revolver dan pisau sangkur turut diamankan dari lokasi kejadian.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

banner 468x60

Related Posts

Leave a Reply