sakuratoto

Inilah 5 Fakta Soal Peristiwa Meninggalnya Kiper Choirul Huda

 NEWS
Iklan Ads

5 Fakta Insiden Meninggalnya Kiper Choirul Huda di Tengah Pertandingan

Alam dan Entertainment News ,Berita Dunia Terbaru ,Berita hari ini ,Berita Indonesia Terbaru ,Berita Terkini ,berita terupdate Foto ,Indoharian kesehatan ,Politik ,Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com ,Ulasan Teknologi ,Video

Indoharian – Inilah 5 Fakta Soal Peristiwa Meninggalnya Kiper Choirul Huda

 

Indoharian — Telah meninggalnya kiper Choirul Huda saat di lapangan dan sempat menyentak publik Tanah Air.

Huda dinyatakan meninggal dunia akibat dari benturan keras yg dialaminya saat sedang pertandingan, ketika membela timnya di kompetisi Liga 1.

Huda pun sempat dilarikan ke rumah sakit. Namun nyawanya tak tertolong lagi.

Bagaimana peristiwa itu terjadi? Dikutip dari salah satu sumber, berikut ini 5 fakta soal peristiwa meninggalnya kiper Choirul Huda:

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
BREAKING NEWS: Telah Meninggalnya Kiper Persela Lamongan, Choirul Huda
PDIP Akan Umumkan Calon Gubernur Jatim 2019 Hari ini
Dikabarkan Dampak Politik Uang Pada Pilkada 2018 Begini

 

1. Terbentur Oleh Teman Sendiri
Huda terkena benturan kuat saat ia beraksi menyelamatkan gawang dari ancaman lawan.

Dia pun mengamankan bola yg menuju ke gawangnya. Tapi kemudian dia berbenturan dgn teman satu timnya sendiri yang bernama Ramon Rodrigues, yg saat itu pun sedang berlari ke arah gawang. Sehingga kepala Huda berbentur dengan kaki Ramon.

2. Sempat Terduduk
Setelah berbenturan, Huda pun sempat duduk dalam beberapa saat. Namun Huda sempat memegangi dadanya, setelah itu Huda ambruk, dan petugas medis pun langsung menuju lapangan.

3. Tak Langsung Dilarikan ke Rumah Sakit
Tim medis yg menangani Huda pun mengatakan, Huda rupanya tidak langsung dibawa ke rumah sakit setelah insiden tabrakan itu.

Ia baru dibawakan ke RS, setelah dia tak sadarkan diri.

“Tadi dia masih sadarkan diri dan mengeluh sakit dibagian dadanya, terus kemudian dia tak sadar lagi,” ujar salah satu tim medis yg membantu evakuasi ke rumah sakit.

4. Meninggalnya Saat Menjelang Azan Maghrib
Pihak Rumah Sakit Dr Soegiri Lamongan pun menyatakan, Choirul Huda telah dipastikan meninggal pada pukul 17.15 WIB, Minggu (15/10/2017) sore.

Huda meninggal dunia setelah menjalani perawatan, setelah kondisinya semakin menurun. Ia pun memasuki masa kritis, sampai akhirnya Huda meninggal dunia. ucap Zaki Mubarok, dokter yg menangani Choirul Huda, Minggu (15/10/2017) malam.

5. Leher dan Kepala
Sempat beredar kabar, kalau penyebab Huda meninggal itu dikarenakan terkena benturan di dada.

Padahal, bukan itu yg sebenarnya. Berdasarkan dari analisa dokter, penyebab Choirul Huda meninggal dunia itu adalah benturan di kepala dan leher, bukan dada sebelah kiri yg disangka banyak pihak.

“Kalau dari hasil pemeriksaan tadi, meninggalnya kiper Choirul Huda ini karena ada benturan di kepala dan leher,” ujarnya.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

totokita

Related Posts

Leave a Reply