sakuratoto

Inilah Aturan Baru BWF 2018

 NEWS
Iklan Ads

Aturan Baru BWF 2018 Tentang Servis Dan Kewajiban 12 Turnamen Dalam Setahun

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video

Indoharian – Inilah Aturan Baru BWF 2018

 

Indoharian – Pada awal tahun 2018, federasi bulutangkis dunia atau Badminton World Federation (BFW) telah sah memberlakukan peraturan bermain yang baru, Aturan Baru BWF 2018 itu adalah pukulan servis yang harus mencapai 1,15 meter dan kewajiban 12 turnamen dalan setahun.

1. Regulasi servis 1,15 meter

BWF mengumumkan aturan baru dalam melakukan servis yang akan diuji coba mulai kejuaraan All England 2018 (HSBC BWF World Tour – Super 1000) pada Maret 2018. Aturan ini mengaruskan pemain melakukan servis dengan ketinggian maksimal 1,15 meter dari permukaan lapangan.

Regulasi baru ini mengwajibkan para pemain melakukan servis dengan ketinggian maksimal 1,15 meter dari permukaan lapangan.

Pengukuran ketinggian itu akan dilakukan dengan alat sensor yang dilengkap dengan sinar infra merah.

2.Kewajiban 12 Turnamen dalam Setahun

Mulai tahun 2018, para pemain tunggal yang ada di jajaran rangking 15 besar dunia, serta pemain ganda di 10 besar dunia, berkewajiban untuk mengikuti setidaknya 12 turnamen yang terdiri dari tiga turnamen level 2, lima turnamen level 3, serta empat dari tujuh turnamen level 5.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Ongkos Naik Haji Bertambah Karena…
Inilah Penyebab Negara Lain Tolak Perayaan Pi Day
Begini Keistimewaan PNS Pria DKI Jakarta

 

Aturan Baru BWF 2018 ini mulai diresmikan saat turnamen German Open pada pekan lalu dan dilanjutkan waktu All England yang di muali pada hari Rabu 14/3/2018.

Pemain merasakan kalau regulasi ini memberatkan para pemain bulutangkis.

“Permainan bulu tangkis ini sebuah pertandingan penting. Tapi, karena adanya regulasi baru bisa saja membuat hal yang tak mungkin bisa terjadi,” kata kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Susy Susanti.

PBSI akan mengadakan penilaian tentang aturan baru ini setelah All England 2018 ini berakhir.

Seandainya peraturan baru ini berdampak negatif, PBSI akan mengirimkan surat keberatan supaya regulasi ini dihapuskan.

Regulasi ini akan di evaluasi setelah All England 2018 berakhir.

“Kami akan meminta masukan tentang regulasi baru ini kepada para atlet apakah cocok atau tidak dengan Aturan Baru BWF 2018. Kalau tidak cocok, kami akan mengirimkan surat keberatan ke BWF,” ujar Susy Susanti.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

totokita3

Related Posts

Leave a Reply