sakuratoto

Iriawan Genjot Megaproyek di Provinsi Jabar

 NEWS, POLITIK
Alternatif Link Ligaasiapoker

Iriawan Genjot Megaproyek di Jabar Yang di Targetkan Akan Rampung Pada 2020

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kulinerAlam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner

IndoharianIriawan Genjot Megaproyek di Provinsi Jabar

 

Indoharian – Sejumlah mengaproyek infrastruktur menjadi sebuah perhatian khusus Pj Gubernur Jabar H Mochamad Iriawan, pekan ini, Iriawan Genjot Megaproyek tersebut dan akan melakukan safari ke sejumlah lokasi pembangunan infrastruktur di Provinsi Jabar.

Kegiatan itu bertujuan untuk mengakselerasi proses pembangunan, paling tidak sesuai dengan target yang telah di tetapkan, sedikitnya paling tidak sesuai dengan target waktu yang telah di tetapkan, sedikitnya ada tiga megaproyek infrastruktur yang telah di tinjau oleh Iriawan, yakni Tol Cisumdawu, Bendungan Kuniangan, serta Pelabuhan Patimban, Kabupaten Subang.

Dalam tinjauan ke Tol Cisumdawu tersebut, Iriawan menjumpai ada beberapa seksi yang hingga saat ini masih di genjot pengerjaannya, , Tol Cisumdawu memiliki ruas jalan sepanjang 61,6 kilometer (Km) yang memiliki terowongan sepanjang 472 meter dengan diameter 14 meter.

Pembangunan Tol Cisumdawu terdiri atas enam seksi, antara lain, seksi I Cileunyi – Rancakalong, seksi II Rancakalong – Sumedang, seksi lll Sumedang – Cimalaka, seksi lV Cimalaka – Legok, seksi V Legok – Ujungjaya dan seksi Vl Ujungjaya – Dawuan.

Pembangunan Tol Cisumdawu di kerjakan oleh pemerintah yang bekerja sama dengan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT), pembangunan jalan tol tersebur targetnya akan selesai pada tahun 2020, saat ini, selain pengerjaan infrastruktur, masih ada sejumlah bidang tanah yang masih belum di bebaskan.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Pemilik Bom Di Pasuruan Terkait Dengan Perampokan Bank
Sidang Ujaran Kebencian Ahmad Dhani
Jokowi Mengistimewakan Muhaimin, Ini Kata Said

 

Misalnya pada seksi l sepanjang 11,45 Km yang pembebasan tanahnya baru saja mencapai angka 37,43 persen, sementara di seksi ll sepanjang 10,70 Km, pembebasannya sudah mencapai angka 88,47 persen.

Iriawan Genjot Megaproyek dan mengatakan Adapun target pengadaan lahan tersebut, yakni harus selesai pada September 2018, dengan nilai kontrak Rp 3.485.999.660.965.

Sementara hasil dari peninjauan ke proyek bendungan di Desa Randusari menunjukkan proses pengerjaannya sudah mencapai tingkat 84 persen.

“Ini adalah Waduk yang berada di Wilayah Kuningan, kebetulan berbatasan dengan Kabupaten Brebes, Jawa Tengah,” ungkapnya.

Iriawan mengatakan keberadaan bendungan Kuningan itu sangat di butuhkan untuk operasional Irigasil, ada dua daerah Irigasi (DI) yang mungkin akan di aliri bendungan tersebut, namun hingga dengan saat ini, Iriawan Genjot Megaproyek.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

totokita

Related Posts

Leave a Reply