banner 468x60

James Mattis Minta Maaf Atas Insiden Pelarangan Panglima TNI Masuk AS

 NEWS, POLITIK
banner 468x60

James Mattis Minta Maaf Soal Larangan Gatot Nurmantyo Masuk ke AS

Alam dan Entertainment News ,Berita Dunia Terbaru ,Berita hari ini ,Berita Indonesia Terbaru ,Berita Terkini ,berita terupdate Foto ,Indoharian kesehatan ,Politik ,Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com ,Ulasan Teknologi ,Video

IndoharianJames Mattis Minta Maaf Atas Insiden Pelarangan Panglima TNI Masuk AS

 

Indoharian, JAKARTA — Menteri Pertahanan Amerika Serikat, James Mattis minta maaf kepada pemerintah Indonesia.

Dalam permintaan maaf tersebut menyusul kebijakan larangan AS terhadap Gatot Nurmantyo yang merupakan Panglima TNI Jenderal TNI utk memasuki wilayah negeri Paman Sam itu.

“Pada siang tadi, Menhan AS sudah menyampaikan permohonan maaf kepada Ryamizard Ryacudu selaku Menhan Indonesia atas insiden yang Panglima TNI dilarang masuk ke AS,” ucap Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Pertahanan Brigjen TNI Totok Sugiharto dengan melalui siaran pers, Senin (23/10/2017).

Penyampaian maaf itu pun diungkapkan langsung oleh Mattis kepada Ryamizard secara langsung. Keduanya diketahui telah bertemu di Clark, Filipina.

“Permintaan maaf yang disampaikan secara khusus sebelum Menhan AS itu bertemu para Menhan ASEAN yg saat ini tengah melakukan pertemuan tahunan 2017 di Clark, Filipina,” tambah Totok.

Mengenai tanggapan James Mattis minta maaf ke pemerintah Indonesia. AS sudah memastikan untuk mencabut larangan atas kedatangan dari Panglima TNI.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
BMKG: Fenomena Puting Beliung Itu Adalah Fenomena Alam Yang Biasa Terjadi
Terkait Dugaan Suap, Bupati Batubara Ditahan KPK
Mengenal Deni Solang Sang Relawan Sosial ODGJ

 

Hal itu telah disampaikan oleh Wakil Duta Besar AS di Indonesia pada saat menggelar pertemuan dgn Menteri Luar Negeri Retno Marsudi di Kantor Kemenlu, Jakarta Pusat pada hari Senin pagi.

Sementara itu, melalui Wakil Dubes AS, Pemerintah AS dengan resmi melayangkan permohonan maaf sebesar-besarnya atas insiden pelarangan itu.

Pemerintah AS, menurut Retno, mengakui kalau kebijakannya itulah yang menyebabkan ketidaknyamanan hubungan Indonesia-AS.

AS pun berharap agar Jenderal Gatot tetap datang ke AS demi memenuhi undangan Panglima Angkatan Bersenjata Amerika Serikat (AS) Jenderal Joseph F Dunford dlm acara Chiefs of Defense Conference on Countering Violent Extremist Organization pada tanggal 23-24 Oktober di Washington DC.

Larangan untuk memasuki wilayah AS itu pun disampaikan oleh pihak maskapai penerbangan Emirates di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang. Padahal, saat itu, Gatot dan delegasi pun sudah mengantongi visa dari AS. Namun Menteri Pertahanan Amerika Serikat, James Mattis minta maaf kepada pemerintah Indonesia.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Related Search

banner 468x60

Related Posts

Leave a Reply