Jokowi Mulai Agresif Menyerang Prabowo Ketahuan Nipunya !

Jokowi Mulai Agresif Menyerang Kubu Prabowo Penyebar Hoax!

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kulinerAlam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kulinerAlam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kulinerAlam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner
IndoharianJokowi Mulai Agresif Menyerang Prabowo Ketahuan Nipunya !

Indoharian Jokowi Mulai Agresif Menyerang Ada yang berbeda dengan gaya kampanye calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo pada akhir pekan pertama Februari ini. Jokowi kini mulai sedikit agresif memainkan strategi menyerang. Ia juga menjawab satu per satu pernyataan dan tudingan yang sebelumnya sempat dilontarkan oleh pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dan juga kubunya. Jokowi bahkan melakukan serangan balik terhadap pasangan calon dari nomor urut 02 itu.

1. Menjawab Pesimisme Misalnya terkait dengan Indonesia yang disebut-sebut Prabowo akan bubar dan segera punah. Joko Widodo juga menyindir pihak-pihak yang menebar pesimisme dengan menyebut Indonesia akan segera bubar dan punah dalam waktu yang rentan dekat. Jokowi menilai narasi itu hanya menggiring masyarakat pada pesimisme. Jokowi menegaskan Indonesia adalah negara besar yang dihuni dengan 260 juta penduduk. Mengelola Indonesia, kata dia, memang tidak mudah. Banyak tantangan yang dihadapi. Untuk itu, sikap optimistis harus terus dimunculkan untuk menghadapi tantangan-tantangan tersebut.

“Masak ada yang bilang Indonesia bubar, punah. Bubar sendiri saja, punah sendiri saja. Tapi jangan ngajak-ngajak kita,” kata Jokowi saat menghadiri silaturahmi dengan orang – orang paguyuban pengusaha dari Jawa Tengah, di Semarang Town Square, Semarang, Sabtu 2 Februari 2019. Jokowi juga telah menjawab Prabowo yang membandingkan Indonesia dengan Haiti. Ia mengingatkan bahwa Indonesia telah masuk negara dalam kelompok negara dengan perekonomian besar di dunia, G20.

Oleh karena itu, tak tepat apabila Indonesia dibandingkan dengan negara kecil di Amerika Utara itu. “Gimana kalau ekonom atau orang yang ngerti ekonomi makro, ya senyum-senyum membandingkan bukan apple to apple seperti itu,” kata dia.

2. Menjawab Hoaks : Keesokan harinya, Minggu 3 Februari 2019, Jokowi kembali melancarkan serangannya kepada Prabowo-Sandi. Kali ini ia telah menyinggung sejumlah hoaks yang disebarkan dari kubu oposisi. Misalnya hoaks mengenai tujuh kontainer surat suara tercoblos yang sempat dikicaukan oleh Wakil Sekjen Andi Arief di akun twitternya. Juga mengenai selang cuci darah RSCM yang disebut oleh Prabowo dipakai hingga 40 kali.

Selain itu, Jokowi juga bicara membahas mengenai hoaks penganiayaan aktivis pendukung Prabowo-Sandi, Ratna Sarumpaet. “Ada lagi yang katanya dianiaya, mukanya babak belur, lalu konferensi pers, menuduh nuduh kita,” kata Jokowi saat dia menghadiri deklarasi dukungan Koalisi Alumni Diponegoro di Kota Lama, Semarang, pada Minggu pagi. Jokowi memuji sosok Ratna Sarumpaet yang pada akhirnya mengakui kepada publik bahwa wajahnya lebam akibat dia operasi plastik, bukan karena dianiaya orang tak dikenal sebagaimana disampaikan kubu Prabowo-Sandiaga. Jokowi Mulai Agresif Menyerang.

Namun, Jokowi juga telah menyindir pihak-pihak yang justru menyebarkan kebohongan Ratna kepada publik. “Saya acungi jempol ke Ratna. Yang enggak benar itu yang ngabarin bahwa dia dianiaya. Itu maunya apa? Mau nuduh kita? Tapi masyarakat sudah cerdas dan juga pintar-pintar,” kata Jokowi. Serangan Balik Tak hanya menjawab tudingan-tudingan yang sebelumnya dilontarkan kepada kubu Prabowo-Sandi, Jokowi pun kali ini balik melempar tudingan kepada lawan politiknya. Ia menyebut kubu Prabowo-Sandi menggunakan konsultan asing dalam menghadapi kontestasi pilpres 2019. Akibat menggunakan konsultan asing itu, menurut Jokowi, strategi kampanye yang digunakan kubu oposisi berpotensi untuk memecah belah masyarakat.

“Yang dipakai konsultan asing. Enggak mikir ini memecah belah rakyat atau tidak, enggak mikir menganggu ketenangan rakyat atau tidak, ini membuat rakyat khawatir atau tidak. Membuat rakyat takut, enggak peduli,” kata Jokowi saat bertemu dengan sedulur kayu dan mebel di Karanganyar, Minggu siang.

Jokowi tak menyebut konsultan asing apa yang telah digunakan kubu Prabowo-Sandi. Namun ia sempat menyinggung soal propaganda Rusia. “Seperti yang saya sampaikan, teori propaganda Rusia seperti itu. Semburkan dusta sebanyak-banyaknya, semburkan kebohongan sebanyak-banyaknya, semburkan hoaks sebanyak-banyaknya sehingga rakyat menjadi ragu. Memang teorinya seperti itu,” kata Jokowi.

Jokowi juga sempat terus menyinggung soal dirinya yang selama ini disebut sebagai antek asing. Namun, pada kenyataannya, kubu Prabowo-Sandi lah yang menggunakan bantuan konsultan asing dalam menghadapi pilpres 2019. “Konsultannya konsultan asing. Terus yang antek asing siapa? Jangan sampai kita disuguhi kebohongan yang terus-menerus. Rakyat kita sudah pintar, baik yang di kota atau di desa,” kata dia.

Sedikit Keras Jokowi pun mengakui baru-baru ini gaya pidatonya mulai berubah menjadi sedikit lebih keras. Namun, menurut dia hal itu bukan lah sebuah masalah. “Masa suruh halus terus, ya kadang-kadang kita kan bosan. Boleh lah kita keras-keras sedikit,” kata Jokowi.

Jokowi menilai, meski keras, namun tak ada yang salah dari semua pernyataannya itu. Semua yang disampaikan adalah fakta. “Yang penting menyampaikan fakta. Yang penting menyampaikan data. Yang penting tidak menyampaikan janji – janji semburan dusta. Yang penting tidak menyampaikan semburan kebohongan. Yang paling penting bukan menyampaikan semburan hoaks,” kata Jokowi.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Santri Jombang Dukung Jokowi Target Sudah 90 Persen Jokowi Menang!
Dukungan Penuh! JK Kerahkan Relawan, Memastikan Jokowi Menang

Kekerasan! Hidung Pegawai KPK Retak, Dianiaya Saat Bertugas

Jokowi juga mengatakan, pidato bergaya keras itu sengaja ia lakukan untuk memotivasi para pendukung dan relawannya. “Tujuannya adalah untuk memberi semangat pada relawan. Memang perlu militansi dalam setiap kita bekerja,” kata dia. Tanggapan kubu Prabowo Kubu Prabowo-Sandi menilai langkah Jokowi yang mulai memainkan gaya menyerang ini sebagai dalam bentuk kepanikan. Sebab, berdasarkan survei internal mereka, selisih elektabilitas Jokowi-Ma’ruf dan Prabowo-Sandi mulai menipis. “Pak Jokowi panik dan juga mulai stress. Kami juga merasa prihatin dengan kondisi beliau yang seperti dalam keadaan yang tertekan,” kata juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Andre Rosiade. Jokowi Mulai Agresif Menyerang.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *