Jokowi Sentil Prabowo: Jangan Pilih Pemimpin Yang Tak Berpengalaman

Jokowi Sentil Prabowo Dan Curhat Ke Masyarakat Untuk Tidak Dukung Pemimpin Yang Tidak Berpengalaman

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kulinerAlam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kulinerAlam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kulinerAlam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner
Indoharian Jokowi Sentil Prabowo: Jangan Pilih Pemimpin Yang Tak Berpengalaman

Indoharian – Seorang Direktur dari Pusat Kajian Politik (Puskapol) FISIP UI, yang bernama Aditya Perdana mengatakan sebuah pernyataan Jokowi sentil Prabowo yang disampaikan oleh seorang calon presiden petahana yang bernama Jokowi masalah memimpin bangsa harus punya pengalaman adalah hal yang biasa karena disampaikan oleh seorang calon petahana.

Penyebutkan dari seorang Jokowi tersebut disebut-sebut sebagai bagian dari masalah dalam politik yang mendiferensiasi dua kubu yang sangat berbeda, yaitu pihak yang punya rekam jejak ataupun tidak.

“Hal tersebut termasuk kampanye yang selalu berulang, masalah yang mencoba memengaruhi psikologis publik, yang menggambarkan antara petahana dan bukan, serta berpengalaman di pemerintahan atau pun tidak,” ucap seorang Aditya pada hari Senin (14/1/2019).

Jokowi sentil Prabowo, ucap seorang Aditya, sudah mencoba untuk memberikan pandangan kepada seluruh masyarakat kalau memimpin bangsa harus punya rekam jejak dalam pemerintahan-pemerintahan sebelumnya. Secara tidak langsung, Jokowi memberikan pesan bahwa kubu tetangga tidak ada memiliki keuntungan tersebut.

“Karena kita semua sudah tahu bahwa memimpin di dalam kesatuan republik Indonesia, seperti Kopassus tidak dapat dibandingkan dengan riwayat kepemimpinan dalam pemerintahan,” ucap seorang Aditya.

Kondisi Pemilu 2019 sangat menguntungkan Joko Widodo karena sebagai seorang petahana yang biasa di sebut-sebut sebagai mendominasi pertarungan. Situasi ini sangat akan berbeda pada Pilpres 2024, dimana kontestan yang bertarung akan mempertemukan tokoh-tokoh baru tanpa bayang-bayang petahana.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
SKAKMAT! Jokowi Soal RI Punah: Prabowo Asbun!
AWAL JUDUL BERITA AKHIR
Nantikan! Besok Prabowo Pidato Kebangsaan

“Ya itu, perkiraan saya untuk para kontestan Pemilu 2024 yang akan mendatang ialah para calon-calon yang berangkat dari daerah,” ucap seorang Aditya.

Kendati seperti itu, rekam jejak dari seroang Prabowo di dalam dunia politik bukan berarti tidak dapat diperhitungkan. Memimpin partai politik sekelas Partai Gerindra, ucap seorang Aditya, bisa jadi gambaran penuh bahwa Prabowo mumpuni dalam berorganisasi.

Jokowi menyindir masalah pemimpin yang berpengalaman saat menghadiri acara deklarasi sejumlah alumni Universitas Indonesia (UI) di dalam Plaza Tenggara Gelora Bung Karno, Senayan.

Calon presiden dari nomor urut 01 tersebut membuat dongeng masalah pengalamannya selama memimpin dari tingkat kota hingga tingkat nasional. Syarat menjadi seorang pemimpin menurutnya harus memiliki pengalaman.

“Saya ingin mendongeng dulu masalah pengalaman kerja. Karena yang namanya memimpin tersebut harus punya yang biasa di sebut pengalaman,” kata seorang Joko Widodo disambut sorak-sorak para pendukungnya.

Aditya mengatakan hal tersebut soal gaya komunikasi Jokowi ke belakang ini lebih tertata dan tepat sasaran menanggapi isu politik teraktual. Gaya komunikasi Jokowi dianggap cukup efektif sebagai bentuk sentilan balasan.

“Jokowi masih memakai gaya komunikasi yang defensif, menunggu respons dari kubu lawan, kemudian menggunakan serangan balik yang cukup ampuh. Bisa semua orang lihat kalau Jokowi menanggapi Ojek Online yang sangat direndahkan, dan menanggapi Indonesia bubar,” ucap seorang Aditya.

Seorang pakar politik yang berasal dari Universitas Gadjah Mada (UGM), yang bernama Arie Sudjito sangat menilai bahwa penyebutkan seorang Jokowi masalah pengalaman di bidang pemerintahan, mutlak ingin menunjukkan bahwa petahana punya banyak keunggulan.

“Jokowi ingin menyampaikan curahan hati dirinya bahwa ia memiliki leadership yang jauh lebih bagus daripada calon lainnya,” ucap seorang Arie, pada hari Senin (14/1/2019).

Arie sangat menilai penyebutkan yang disebutkan oleh Jokowi akan ampuh membuka cara pandang masyarakat memilih pemimpin, terlebih, belakangan ini Jokowi dinilainya menggunakan gaya komunikasi yang lebih rapi, tertata dan menggunakan data.

“Berbeda kemudian dengan narasi pesimisme yang disampaikan Prabowo, hal tersebut akan efektif namun hanya untuk loyalisnya, terhadap publik justru kontraproduktif,” jelasnya.

Sebelum itu, di depan ribuan pengemudi ojek online, Jokowi mengatakan keprihatinan atas gesekan horizontal setiap gelaran politik. Karena itu, Jokowi berpendapat Indonesia harus bijaksana memilih pemimpin, termasuk di Pilpres 2019.

“Jadi lihat saja calonnya, punya pengalaman atau pun tidak,” ucap seorang Jokowi sentil Prabowo, pada hari Sabtu (12/1/2019) di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *