banner 468x60

Jusuf Kalla Sebut Tragedi Rohingya Penyebabnya Karena Ini..

 KRIMINAL, NEWS, POLITIK
banner 468x60

Tragedi Rohingya Bukan Karena Agama, Melainkan Karena Politik dan Ekonomi

Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate, Politik, Berita Dunia Terbaru, Foto, Video, Ulasan Teknologi, Kesehatan, Alam dan Entertainment News

Tragedi Rohingya Bukan Karena Agama, Melainkan Karena Politik dan Ekonomi

 

IndoHarian – Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK menyebut tragedi Rohingya di Myanmar bukan hanya sekadar masalah hal agama. Karena itu, ia meminta masyarakat supaya tidak mengaitkannya dengan agama Budha di Indonesia.

“Masalah Rohingya tersebut masalah setidaknya empat faktor masalahnya yaitu sejarah, ekonomi, politik, dan agama. Bukan hanya soal agama. Jadi ini kita harap jangan konflik tersebut juga terjadi di Indonesia. Karena kita tak ada masalah dengan Budha di sini,” ucap wakil presiden Republik Indonesia di kantornya, Jakarta, pada hari Selasa (5/9/2017).

Wakil Presiden Jusuf Kalla menyarankan pemeluk agama lain bersama masyarakat Budha hendaknya membuat pernyataan tidak setuju dengan apa yang sudah terjadi di Rakhine. Selain itu, juga diharapkan krisis kemanusiaan serupa tak kembali terjadi.

“Kita bersama masyarakat Budha di sini membikin pernyataan bahwa mengutuk atau apa mendukung tragedi Rohingya, supaya Tidak terjadi seperti itu,” jelas JK.

Sementara itu, di kesempatan yang berbeda, Ketua Bidang Pembinaan dan Pengembangan Luar Negeri (BPPLN) DPP PKS Sukamta mengaku khawatir masalah ini dapat merembet menjadi sentimen kebencian antaragama di Tanah Air Indonesia. Dia meminta para pemimpin, tokoh agama serta para ulama untuk memberikan penjelasan secara utuh dan tak terjebak dengan info yang berseliweran di media sosial yang kadang tak jelas sumbernya.

 

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Allahu Akbar! FPI Siap ke Myanmar Untuk Membela Umat Islam Rohingya
Polisi Tidak Akan Mengizinkan FPI Demo di Borobudur!!!
Koordinator Aksi Bela Rohingya: Kami Tidak Mengelar Aksi Rohingya di Borobudur

 

“Tidak ada agama apapun yang mengajarkan kekerasan kepada warga sipil tak bersenjata apalagi kepada kalangan perempuan dan anak-anak. Keberutalan yang menimpa para warga Rohingya jelas sudah mengarah kepada genosida, dan semua orang yang beragama pasti mengutuk hal kejahatan tersebut,” ucap Sukamta kepada Indoharian.com.

Pria yang menjabat sebagai Sekretaris Fraksi PKS DPR ini mengatakan konflik etnis Rohingya menjadi runyam dan semakin tidak karuan karena ditunggangi kepentingan politik dan ekonomi. Di komunitas apapun selalu ada sejumlah orang-orang atau kelompok yang berpikir dan bertindak ekstrem.

“Yang salah bukan agamanya, agama pasti mengajar tentang kebaikan. Maka dari itu tidak boleh kita membenci agama yang berbeda dengan keyakinan kita. Yang kita benci adalah perilaku yang secara brutal, yang tidak manusiawi yang sudah dilarang oleh agama,” jelas Sukamta membahas tragedi Rohingya.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Related Search

banner 468x60

Related Posts

Leave a Reply