Kader Golkar Tidak Solid, Begini Komentar Mahyudin!

Mahyudin Sebut Kader Golkar Tidak Solid Untuk Dukung Jokowi-Ma’ruf Amin

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kulinerAlam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner

IndoharianKader Golkar Tidak Solid, Begini Komentar Mahyudin!

 

Indoharian – Wakil ketua Dewan Pakar DPP Partai Golkar, Mahyudin menyebutkan keputusan partainya mendukung pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin di Pemilu 2019 tidak diterima oleh seluruh kader, dirinya mengakui kader Golkar tidak solid.

“kalau di elit Golkar saya tidak pernah tahu kalau ada perpecahan atau engga, tetapi kalau di tingkat akar rumput atau emang kader Golkar tidak solid, kader loh ya,” Mahyudin yang selesai menghadiri acara Empat Pilar di kota Batu, Jawa Timur, Selasa, 28 Agustus 2018.

Wakil Ketua MPR ini membayangkan sebut pertanyaan survei ‘anda memilih siapa?’ yang akan diberikan kepada kader Golkar. Akan dipastikan akan ada beberapa yang memilih calon lain, yang berbeda dari yang di putuskan oleh DPP.

“Itu memang fakta survei. Tetapi kalau di elit, tentu semua harus sudah taat kepada keputusan partai melewati Rapimnas dan Munas. Tetapi saya kira dan pastikan di dalam elit Golkar atau pengurus partai Golkar itu hukumnya mewajibkan Jokowi,” kata dia.

Sementara dari itu soal pernyataan Dewan Pembina DPP Partai Golkar, Fadel Muhammad yang menyebut akan adanya sikap dari beberapa kader yang akan mendukung calon lain, Mahyudin juga menyebutnya itu dalam sikap pribadi.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Tiket VIP Buat Wakil Ketua KPK Diusir Dari Asian Games!!
Rencana Sandiaga Gagal, Ini Sindiran PDIP untuk Sandiaga
Banyak Alasan!!! Rizieq Menolak Bertemu Ma’ruf Amin

 

“Fadel kan kadang-kadang menyebutkan berdasarkan pendapatnya sendiri. Bisa jadi dia yang tidak ke Jokowi, bisa jadi,” ucap Mahyudin sambil tersenyum.

Mahyudin juga menegaskan, dinamika yang seperti ini terjadi dari semua partai politik. Karena tidak akan mungkin Partai politik bisa mengendalikan semua kadernya, sehingga ada dari beberapa kader yang memiliki pilihannya sendiri.

“Antara orang tua, bapak anak saja tidak bisa. Bapak tidak akan bisa mengendalikan anaknya. Anaknya nyoblos siapa di TPS, tidak bisa. Sekarang kuat-kuatnya partai saja untuk mengampanyekan dari partai yang diusung, termasuk juga Golkar,” ucapnya.

Kalau saja Golkar memberi dukungan kepada Jokowi, harus konsolidasi kebawah guna untuk meyakinkan bahwa kader jokowi adalah yang terbaik untuk partai Golkar maupun untuk kepentingan bangsa dan negara.

Kader Golkar tidak solid “Kan beda dengan pemilihan legislatif dan pemilihan Presiden. Kalau pemilihan presiden itu tergantung pada individunya, tergantung dari calonnya, jadi misalnya ditanya apa mungkin di akan rumput juga ada yang memilih calon lain, saya percaya berdasarkan yang saya lihat, ada beberapa persen, itu pasti,” ucap dia dengan tegas.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *