banner 468x60

Kakak Pembunuh Pegawai BNN Masuk DPO Polisi, Dugaan Karena…

 KRIMINAL, NEWS
banner 468x60

Diduga Bantu Tersangka Kabur, Kakak Pembunuh Pegawai BNN Masuk DPO Polisi

Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate, Politik, Berita Dunia Terbaru, Foto, Video, Ulasan Teknologi, Kesehatan, Alam dan Entertainment News

Diduga Bantu Tersangka Kabur, Kakak Pembunuh Pegawai BNN Masuk DPO Polisi

 

IndoHarian – Polisi masih terus mendalami keterlibatan orang lain dalam kasus perkara pembunuh pegawai BNN yang diilakukan oleh AM (39).

Polisi menduga kakak tersangka berinisial MT turut membantu dalam upaya pelarian pelaku AM.

“MT yang terakhir bertemu dengan tersangka usai kejadian pembunuhan hingga tersangka kabur ke Batam,” ucap Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP Bimantoro Kurniawan di Mapolres Bogor, pada hari Rabu (6/9/2017).

Menurut Bimantoro, MT juga diduga yang memesan tiket pesawat untuk digunakan tersangka pergi ke Batam dari Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta.

“Tiket pesawat tersebut atas nama MT, tapi digunakan untuk tersangka,” ungkap Bimantoro.

Saat ini petugas polisi tengah mencari keberadaan MT untuk dimintai keterangannya.

“Masih belum diketahui keberadaanya. Kami sedang cari,” ucap Bimantoro.

 

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Jusuf Kalla Sebut Tragedi Rohingya Penyebabnya Karena Ini..
Juragan First Travel Merasa Ada Hikmah Dari Allah Dalam Kasusnya
Polisi Bongkar Prostitusi Kelas Atas di Cianjur yang Bertarif…

 

Sejauh ini, polisi telah memeriksa 13 saksi, termasuk saksi kunci, yaitu anak korban yang masih balita.

Adapun barang bukti yang diamankan usai pembunuhan Indria Kameswari berupa handphone, tas hitam, pakaian korban, dan 3 butir peluru yang disita dari petugas Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta.

AM, pelaku tersangka pembunuh pegawai BNN Indria Kameswari ( berusia 38 tahun), mengalami masalah kejiwaan dalam beberapa tahun terakhir. Hal tersebut diungkap Ibu AM, Asiyah.

Dia mengetahui kondisi anaknya secara tidak sengaja ketika memergoki map catatan kesehatan. Asiyah mengatakan tertulis dokter kejiwaan pada dokumen tersebut.

“Iya, di Mitra sini, nih (Jakarta Utara). Dokter Stepanus apa siapa namanya. Emak lihat bacaannya di map catatan berobat aja pas Akbar mau berobat, 2 tahun terakhir. Pas Emak lihat kok, loh, dokter ahli jiwa,” imbuhnya sambil menunjukkan ekspresi keheranan, pada hari Selasa, 5 September 2017.

Berbincang seputar AM di kediamannya di Warakas, Tanjung Priok, Jakut, Asiyah menduga kondisi kejiwaan anaknya disebabkan karena konflik rumah tangga.

“Emak tanya Akbar (panggilan AM) kenapa? Apa jangan ia punya gangguan. Ini sejak nikah sama Indi ini,” duga orangtuanya.

AM, kata Asiyah, tak pernah mengungkap masalah kejiwaannya ini. Hanya saja, belakangan AM suka menggaruk muka. Asiyah menduga kebiasaan tersebut sebagai efek masalah kejiwaannya.

“Dia nutupin kalau Emak tanya kenapa, tapi hanya ngeluh kalau sering gatel mukanya. Digarukin hingga berdarah. Emak tak tahu kenapa itu, apa ini mungkin karena kejiwaannya?” ucapnya. Kakak Pembunuh Pegawai BNN Masuk DPO Polisi, Dugaan Karena…

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

banner 468x60

Related Posts

Leave a Reply