Kaos #GantiPresiden2019 Sedang Viral!!!

Kaos #GantiPresiden2019 Akan di Gunakan di Acara Car Free Day

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner

IndoharianKaos #GantiPresiden2019 Sedang Viral!!!

 

Indoharian – Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Mahendra angkat bicara terkait dengan Kaos #GantiPresiden2019.

Yusril mengatakan masyarakat memiliki hak untuk mengekpresikan keinginan calon pemimpinnya dimasa yang akan datang, salah satunya dengan membuat Kaos #GantiPresiden2019 itu.

Yusril bahkan mengaku ingin segera menggunakan kaos tersebut bila memilikinya.

“Ya kalau soal itukan hak dari masyarakat, saya juga kalau ada kaosnya segera saya pakai tuh kaos,” ujarnya.

Yusril mengatakan semua itu tergantung dari pihak masyarakat yang ingin mengganti presiden yang diekspresikan melalui tagar #GantiPresiden2019.

Sementara itu, Yusril mengatakan kaos bertagar #GantiPresiden2019 akan ada di acara Car Free Day yang diikuti oleh para relawan.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Presiden Jokowi Singgung Rohingya, Ada Apa???
Beginilah Tampak Dari Proses Kapolri Tito Syuting
Seru!! Penggerebekan Pesta Narkoba Dipernikahan

 

“Sekitar 150 orang relawan yang sudah siap untuk aksi tersebut, mereka pun sudah mendapatkan kaos tersebut dengan cara membeli secara patungan, untuk pria yang memakai kaos itu kebanyakan berwarna hitam dan putih,” ujarnya.

Selain relawan, para jamaah masjid juga sudah banyak yang membeli kaos tersebut secara mandiri, mereka memesannya di tukan sablon.

Di Jakarta, berbagai kantong masa pun sudah sepakat untuk bergerak, mereka berasal dari berbagai kelompok Ormas seperti Front Pembela Islam (FPI), Forum Remaja Masjid dan organisasi masa lainnya.

Menurut Yusril, masalah kaos dengan tagar ganti presiden itu tidak perlu terlalu dipermasalahkan.

Menurutnya, kaos itu bagian dari ekspresi masyarakat yang menginginkan kepemimpinan yang baru.

“Jadi kita pikirannya cukup secara rasional saja dalam menyikapi apa yang berkembang dimasyarakat sekarang, karena tahun ini merupakan tahun politik,” ujar Yusril.

Sebelumnya telah beredar video yang memproduksi kaos bertuliskan #GantiPresiden2019, yang dijual secara online, dalam video tersebut memperlihatkan seorang pekerja sedang menyablom kaos bertuliskan #GantiPresiden2019.

Walaupun banyak yang meggunakan Kaos #GantiPresiden2019 tidak bisa menjadi tolak ukur jumlah rakyat yang menginginkan presiden baru.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *