banner 468x60

Kasihan, Susahnya Mantan Teroris Mencari Kerja, Jadi Ojek Aja Ditolak

 NEWS
banner 468x60

Susahnya Seorang Mantan Teroris Mencari Kerja, Mau Jadi Pengemudi Ojek Online Saja Pun Ditolak

Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate, Politik, Berita Dunia Terbaru, Foto, Video, Ulasan Teknologi, Kesehatan, Alam dan Entertainment News

Indoharian – Kasihan, Susahnya Mantan Teroris Mencari Kerja, Jadi Ojek Aja Ditolak

 

Indoharian, JAKARTA — Karena bersatus bekas terpidana terorisme sehingga membuat Sofyan Tsuari pun sangat sudah untuk mendapatkan pekerjaan. Mantan teroris mencari kerja pun bahkan tidak diterima menjadi pengemudi ojek online dan pekerjaan lainnya.

Perusahaan tsbt mensyaratkan lampiran Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). Ketakutan Sofyan itu ialah adanya penulisan pernah terlibat dalam tindak pidana terorisme.

Mengenai Mantan teroris mencari kerja “Kita kan juga butuh pekerjaan ya kan, mungkin ada pekerjaan kayaknya jadi Grab. Kita sih sudah urus, tapi hanya satu saja kekurangannya SKCK. Pada saat kita urus SKCK disyaratkan pernah terlibat apa. Kan saya pernah terlibat terorisme,” ucap Sofyan Tsauri saat diskusi bertajuk ‘Membedah Revisi Undang-undang Terorisme’ yang berada di Cikini, Jakarta, Sabtu (3/5/20167).

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Hanya 45 Menit Membuat Soto Medan Ayam Kampung, Ingin Tahu Caranya?
Terpaksa Rumah Mewahnya Harus Diratakan Untuk Jalan Tol, Hanya Digantikan…
Kapolda Banten Akan Ambil Langkah Tegas Kepada Pelaku Aksi Persekusi

 

Dalam menghindari ‘kengerian’, terpidana penjara 10 tahun itu pun akhirnya tak menyerahkan SKCK. Sebab menurut dia, dalam catatan pidana yg pernah dia lakukan tetap tersimpan di dalam database kepolisian.

“Polres pasti punya ‘back up’ itu. Itu yg membuat kita menjadi sulit. Akhirnya pihak Grab pun tanya terus. Ini SKCK-nya mana. Saya mau terus terang juga nggak enak. Akhirnya ya begitu saja. Stigma itu yg jadi sulit kembali ke masyarakat,” ujar mantan polisi berpangkat Brigadir Kepala itu.

Dan untuk saat ini, Mantan teroris mencari kerja pun mengaku kalau pekerjaannya itu adalah sbg penceramah dan guru agama. Sofyan pun mengaku kalau dulunya dia adalah bagian dari Jaringan Terorisme Alqaeda. Dia pun menjalani pidana penjara selama 6 tahun lamanya. Sofyan ini pun dulunya adalah anggota Brimob Polri dan ia pernah bertugas di Aceh.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Related Search

banner 468x60

Related Posts

Leave a Reply